Ulasan Penuh MKBHD Tentang Saga Solana Mobile Mendapatkan Kritik Pedas

Ulasan Keras MKBHD tentang Saga Solana Mobile

Topautopay.com – Marques Brownlee, atau lebih dikenal sebagai MKBHD, memberikan ulasan yang sangat kritis tentang Saga Solana Mobile. Dalam komentarnya, ia menyoroti kelemahan perangkat, seperti kualitas kamera yang buruk dan performa yang kurang memuaskan. Meski menawarkan harga terjangkau, MKBHD menyarankan untuk mencari alternatif yang lebih baik.

Ulasan Keras MKBHD tentang Saga Solana Mobile

Latar belakang

Solana Mobile, anak perusahaan Solana Labs, memasuki pasar ponsel pintar dengan ponsel kripto miliknya, “Saga”, pada bulan April 2023.

Bacaan Lainnya

Ponsel kripto adalah ponsel pintar khusus yang dirancang dengan fitur keamanan lebih baik untuk memfasilitasi komunikasi dan transaksi di dunia mata uang kripto dan teknologi blockchain. Awalnya dibanderol dengan harga $1.000, Saga akan didiskon pada Agustus 2023 untuk “membawa manusia ke dalam ekosistem”.

Dikembangkan bekerja sama dengan OSOM, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam pengembangan Android untuk raksasa teknologi seperti Google, Apple, dan Intel, Saga bertujuan untuk menyederhanakan dan menstabilkan transaksi Web3 dan mengelola aset digital, termasuk mata uang kripto dan NFT.

Perangkat ini dilengkapi layar OLED 6,67 inci, RAM 12 GB, penyimpanan 512 GB, dan berjalan pada Platform Seluler andalan Snapdragon® 8+ Gen 1. Yang unik dari Saga adalah Solana Mobile Stack (SMS), seperangkat alat tambahan yang mengintegrasikan fungsionalitas kriptografi ke dalam perangkat keras dan perangkat lunak seluler. Fitur keamanan telepon, yang disebut “hard copy”, menyimpan kunci yang terpisah dari data lain, untuk meningkatkan keamanan.

Selain itu, Saga menawarkan toko “dapp” khusus dengan daftar aplikasi kripto yang dikurasi. Solana telah melakukan upaya bersama untuk tidak mengenakan “biaya pengunduhan” pada aplikasi dapp store, dibandingkan dengan biaya 30% yang dikenakan oleh Apple dan Google.

Saat ponsel pertama kali diperkenalkan, Anatoly Yakovenko, pendiri Solana Labs, mengatakan Saga bertujuan untuk menetapkan standar baru untuk pengalaman Web3 di perangkat seluler.

Kajian MKBHD

Konteks Sejarah dan Kualitas Arsitektur

Marques Brownlee, lebih dikenal sebagai MKBHD, memulai ulasannya dengan menelusuri garis keturunan Saga hingga Essential Phone, sebuah proyek yang menjanjikan namun akhirnya gagal yang diluncurkan pada tahun 2017. Kemudian OSOM dibuat oleh tim Essential Phone, yang bekerja dengan Solana untuk membuat Kisah. Brownlee memuji kualitas pembuatan ponsel ini, dengan menyebutkan rangka baja tahan karat matte, tombol titanium berwarna, dan bagian belakang keramik. Namun, ia juga mencatat perangkat tersebut memiliki bobot yang berat, sekitar 250 gram.

Gejala dan Praktek

MKBHD mengatakan meskipun dibanderol dengan harga yang mahal, spesifikasi Saga tergolong rata-rata. Dia mengatakan ia memiliki layar datar 1080p 120Hz 6,67 inci, baterai 4.100 miliamp-jam, dan kamera biasa-biasa saja. Perangkat ini berjalan pada Snapdragon 8+ Gen 1 tahun lalu, dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB. Brownlee mengatakan spesifikasi ini tidak sesuai dengan banderol harga awal ponsel sebesar $1.000, yang mungkin berkontribusi terhadap penurunan harga.

Komponen kripto

MKBHD akan fokus pada fitur-fitur kripto-sentris Saga, yang menampilkan tiga komponen utama: Solana Mobile Stack (SMS), Seed Vault, dan Dapp store. Menurut MKBHD, SMS adalah SDK yang memungkinkan aplikasi terhubung secara eksklusif ke blockchain Solana. Fitur ini membatasi kegunaan ponsel bagi pengguna yang tertarik dengan blockchain lain seperti Bitcoin atau Ethereum. Dia juga berbicara tentang Seed Vault, yang menyediakan lingkungan aman terpisah dari OS Android untuk menyimpan seed 24 kata. Terakhir, MKBHD menunjukkan bahwa meskipun Dapp Store unik, Dapp Store tidak eksklusif untuk Saga dan akan tersedia di perangkat lain.

Pikiran Terakhir

Brownlee menyimpulkan dengan mempertanyakan proposisi nilai Saga, khususnya devaluasi dan fitur kripto yang unik. Dia berpendapat bahwa meskipun harga rendah, ada pilihan yang lebih baik di pasar. Keputusan akhir Brownlee menggemakan judul videonya, menyarankan kebanyakan orang untuk menjauh dari Saga, karena Saga memiliki sedikit daya tarik selain operasi kripto yang unik.

Perusahaan seperti HTC dengan ponsel Exodus, Sirin Labs dan Finney, dan Samsung dengan fitur blockchain di beberapa model Galaxy mereka telah aktif dalam menciptakan ponsel kripto. Ponsel ini bertujuan untuk menyediakan cara yang aman dan nyaman bagi pengguna untuk mengelola aset digital mereka dan berintegrasi dengan teknologi blockchain. Namun seringkali harganya lebih mahal dibandingkan smartphone.

Penutup

Ulasan Keras MKBHD tentang Saga Solana Mobile mempertanyakan kualitas serta performa smartphone tersebut. MKBHD memberikan pandangannya secara objektif dan detail, memberikan usulan perbaikan yang dibutuhkan. Untuk membaca ulasan lebih lanjut, kunjungi https://www.topautopay.com/.

Pos terkait