Trump Berjanji Akan Melarang CBDC dan Menganggapnya Sebagai Ancaman Serius Terhadap Kebebasan

Trump: CBDC adalah 'ancaman serius terhadap kebebasan' dan berjanji akan melarangnya

Topautopay.com – Presiden Donald Trump menyebut Central Bank Digital Currency (CBDC) sebagai ‘ancaman serius terhadap kebebasan’ dan berjanji untuk melarangnya. Pernyataan ini menimbulkan kontroversi di kalangan ahli dan pengamat ekonomi, sementara pihak lain menganggap hal ini sebagai langkah yang melindungi kebebasan finansial individu.

Trump: CBDC adalah ‘ancaman serius terhadap kebebasan’ dan berjanji akan melarangnya

Mantan Presiden AS Donald Trump menyatakan penolakannya yang kuat terhadap Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) di AS kepada ekonom Vivek Ramaswamy.

Bacaan Lainnya

Pengungkapan ini terjadi saat Trump singgah di Laconia, New Hampshire, di mana ia menegaskan kembali posisinya untuk mengeluarkan dolar digital pemerintah federal. Kemarin, berbicara di acara ini, Trump berkata:

“Vivek menginginkan ini: Saya menolak membuat Mata Uang Digital Bank Sentral.”

Peringatan Trump mengenai CBDC sejalan dengan agenda ekonomi dan politiknya, yang selaras dengan basis konservatifnya. Dia berusaha keras untuk menekankan risiko yang terkait dengan mata uang digital yang dikeluarkan pemerintah, dan menyebutnya sebagai “ancaman serius terhadap kebebasan.”

Trump mengatakan CBDC akan memberikan pemerintah sebelumnya kendali yang tidak semestinya atas keuangan swasta, yang mencerminkan kekhawatiran mengenai kekuasaan dan kemampuan pemerintah untuk menyita dana pribadi dan swasta.

Sikap terhadap CBDC, versi digital mata uang fiat suatu negara seperti dolar atau euro, mencerminkan perdebatan yang berkembang di dunia keuangan dan politik. Meskipun CBDC disentralisasi dan dikendalikan oleh bank sentral nasional, para pendukungnya melihatnya sebagai cara untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan membantu mendeteksi penipuan, namun para penentangnya takut untuk merayakannya lebih dari sekedar pengawasan dan pengendalian pemerintah atas transaksi keuangan.

Konteks politik dari penentangan Trump terhadap CBDC adalah penting, terutama penangguhan kampanye Ron DeSantis dan dukungannya terhadap Trump. Dengan kembalinya tokoh-tokoh penting Partai Republik seperti DeSantis dan Ramaswamy, dan kurangnya minat Nikki Haley terhadap kripto, pentingnya aset digital dalam pemilihan presiden AS pada tahun 2024 semakin berkurang. Namun, komentar Trump tentang CBDC membuat proyek ini tetap menjadi sorotan.

Dalam kampanye ekonominya, Trump memposisikan kebijakannya untuk menarik dukungan kelas pekerja, dengan menggunakan prinsip negara-negara seperti New Hampshire yang mendukung pemerintahan kecil. Para penasihatnya telah mengisyaratkan kemungkinan adanya perubahan dalam kebijakan perpajakannya, dengan lebih fokus pada pemotongan pajak individu dibandingkan menurunkan tarif pajak perusahaan.

Federal Reserve sedang menjajaki konsep Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) tetapi belum membuat keputusan tegas tentang penerapannya. Pada bulan Januari 2022, Federal Reserve merilis buku putih (berjudul “Uang dan Pembayaran: USDollar di Era Transformasi Digital”) yang mengkaji manfaat dan risiko CBDC di Amerika Serikat. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengundang pandangan masyarakat dan para ahli mengenai hal tersebut.

Poin-poin utama yang dipertimbangkan dalam penyelidikan Federal Reserve adalah:

  1. Inklusi Keuangan: Menilai bagaimana CBDC dapat memberikan opsi pembayaran digital yang aman bagi rumah tangga dan bisnis, terutama bagi mereka yang tidak dapat dijangkau oleh sistem keuangan saat ini.
  2. Keamanan dan Kualitas: Evaluasi apakah CBDC dapat meningkatkan keamanan dan efisiensi sistem pembayaran AS, terutama dalam konteks kemajuan teknologi yang pesat dan pertumbuhan lanskap pembayaran.
  3. Tujuan dalam negeri dan internasional: Mempertimbangkan dampak CBDC terhadap sistem keuangan AS dan posisinya dalam perekonomian global, termasuk potensi dampaknya terhadap kebijakan moneter dan stabilitas keuangan.
  4. Privasi dan Keamanan: Mengatasi masalah terkait privasi dan keamanan, dan memastikan bahwa CBDC dapat melindungi data pengguna dan melindungi dari aktivitas jahat.
  5. Kerjasama dengan Sektor Swasta: Memahami peran sektor swasta dalam sistem CBDC dan bagaimana sektor tersebut dapat melengkapi berbagai opsi pembiayaan dan pembayaran.

Federal Reserve mengatakan akan melanjutkan CBDC dengan dukungan jelas dari cabang eksekutif dan Kongres, dan dalam bentuk undang-undang terpisah yang memungkinkan. The Fed juga mengatakan tidak akan melanjutkan CBDC tanpa dukungan luas dan pemangku kepentingan.

Gambar Unggulan melalui Pixabay

Penutup

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa mata uang digital bersentralisasi (CBDC) adalah “ancaman serius terhadap kebebasan” dan berjanji akan melarangnya. Dia percaya bahwa CBDC dapat merusak kedaulatan keuangan dan privasi individu. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.topautopay.com/.

Pos terkait