Telepon. Kunci. Dompet… Otak?

Telepon.  Kunci.  Dompet… Otak?

Topautopay.com – Telepon, kunci, dan dompet adalah benda-benda penting yang selalu harus kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ada satu hal yang terkadang terlupakan, yaitu otak kita sendiri. Otak adalah “dompet” berharga yang menyimpan pikiran, ide, dan potensi kita. Jangan lupakan untuk merawat dan mengasahnya agar bisa mencapai kesuksesan dalam hidup.

Saya bertanya kepada Dr. Mario Mendez, direktur neurologi perilaku di Fakultas Kedokteran David Geffen UCLA, tentang masalah memori yang berkaitan dengan usia, namun dia mengoreksi pilihan kata saya: “Saya akan mengatakan ‘ingatan berubah,’” katanya. “Dan hal itu belum tentu menjadi masalah.”

Dalam sebuah penelitian terhadap hampir 50.000 orang, para peneliti menemukan bahwa memori jangka pendek mencapai puncaknya pada usia 25 tahun. Namun mulai tahun lima puluhan, kata Dr. Mendez, area otak yang bertanggung jawab untuk memulihkan memori menjadi kurang efisien. Namun, “menjadi kurang efektif berbeda dengan penurunan nilai,” katanya. Jadi jika Anda kesulitan mengingat “film yang menampilkan pria itu di dalamnya”, ingatan itu sering kali ada, kata Dr. Mendez—hanya membutuhkan waktu lebih lama untuk muncul ke permukaan. “Dan kemudian, lihatlah, lima menit kemudian, kamu ingat,” katanya.

Bacaan Lainnya

Lupa kunci mobil atau nama seseorang sering dianggap sebagai kerusakan otak, padahal sebenarnya tidak, kata Dr. Ronald Davis, profesor ilmu saraf di Institut Herbert Wertheim untuk Inovasi dan Teknologi Biomedis UF Scripps. Kita dibanjiri dengan begitu banyak informasi setiap hari, kata Dr. Davis, dan otak harus mengelola ingatan. “Lupa adalah bagian normal dari fungsi otak seseorang,” ujarnya.

Hanya karena perubahan ingatan adalah hal yang normal, bukan berarti Anda tidak dapat mencoba meningkatkan ingatan Anda, kata Dr. Arman Fesharaki-Zadeh, asisten profesor neurologi dan psikiatri di Yale School of Medicine. Daripada menggunakan trik untuk meningkatkan daya ingat Anda (seperti yang saya coba di supermarket), beberapa perubahan gaya hidup bisa membantu.

Pertama, kata Dr. Fesharaki-Zadeh, batasi multitasking. Hal ini umumnya tidak baik untuk kesehatan otak Anda, namun seiring bertambahnya usia, kemampuan kita untuk melakukan banyak tugas “biasanya menurun,” katanya. “Saya memberi tahu pasien ‘cobalah melakukan satu hal pada satu waktu’.”

Telepon, kunci, dompet—ini adalah tiga benda penting yang sering kita gunakan sehari-hari. Namun, terkadang kita lupa akan keberadaan mereka karena terlalu sibuk. Di balik semuanya, otak kita adalah yang mengendalikan segalanya. Jadi, jangan lupa untuk merawat otak kita dengan istirahat yang cukup dan latihan mental yang teratur agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

Source

Pos terkait