Satu kecelakaan di jalur bus penumpang Parapat

Kecelakaan Tunggal di Jalur Lintas Parapat, Bus Penumpang Terbalik di Badan Jalan

Topautopay.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalur bus penumpang Parapat, menyebabkan banyak korban luka dan meninggal. Kecelakaan tersebut mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, serta perlunya pemantauan yang ketat terhadap kondisi jalan dan kendaraan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati di jalanan.

Satu bus penumpang PT Lalupa Karona BK-7133-UD terbalik dan 10 orang luka-luka. (MI/Apul)

Satu kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan umum Km 27-28 arah Pematang Siantar – Parapat, tepatnya di Harangan Ganjang Nag Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Provinsi Simalungun, pada Selasa (12/3) sore. Akibat kecelakaan itu, 10 penumpang mengalami luka ringan.

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut melibatkan bus penumpang PT Lalupa Karona BK-7133-UD yang dikemudikan oleh Jonson Pakpahan, 53 tahun, asal Desa Pakpahan, Kecamatan Pangaribuan, Provinsi Tapanuli Utara. Beruntung pengemudi tidak mengalami luka, kata Kapolsek Simalungun AKBP Choky. Sentosa Meliala melalui Kepala Satlantas Polres Simalungun IPTU Jonni FH Sinaga.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Jonni, 10 penumpang dilaporkan mengalami luka ringan dan dilarikan ke RS Vita Insani Pematangsiantar dan RS Militer Pematangsiantar untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: 19 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus di Nikaragua

Berdasarkan keterangan saksi korban, sebelum kejadian, bus sedang melaju dari arah Parapat menuju Pematang Siantar. Di lokasi kejadian, saat bus hendak menyalip kendaraan di depannya, sopir bus kehilangan kendali. “ucap Jonni.

Upaya mengembalikan bus ke jalan dengan berbelok ke kiri justru menyebabkan bus tersebut hanyut dan akhirnya terguling di jalan ke kanan dari arah asalnya, jelasnya.

Kasat kemudian menemukan sejumlah faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut, antara lain kebugaran fisik pengemudi, kendaraan memenuhi standar keselamatan, dan cuaca cerah di sore hari. Selain itu, kondisi jalan datar namun bergelombang di tikungan, lebar jalan 6,00 meter dan tertutup aspal panas.

Baca juga: Bus Semeru Putra Trasindo Jatuh ke Jurang di Magetan, 7 Orang Meninggal Dunia

Satlantas Polres Simalungun yang menangani kejadian tersebut langsung mengambil langkah antara lain pengecekan dan olah TKP, pengaturan arus lalu lintas, dan pengamanan barang bukti. Sebagai bagian dari penanganan kecelakaan ini, koordinasi juga dilakukan dengan PT Jasaraharja.

Satlantas Polres Simalungun dengan cepat melakukan sejumlah langkah antara lain pengecekan TKP, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan barang bukti dan koordinasi dengan pihak PT. Jasaraharja. Pencarian informasi dan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab spesifik kecelakaan itu oleh polisi terus dilakukan.

Kerugian materiil dalam kecelakaan ini ditaksir sebesar Rp30 juta, namun beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pengemudi untuk selalu meningkatkan kehati-hatian dan menjunjung standar keselamatan saat berkendara, terutama di jalur yang memiliki kondisi jalan menantang seperti area kecelakaan ini. (Z-3)

Kecelakaan tragis terjadi di jalur bus Parapat, menimbulkan korban jiwa dan luka berat. Penyebab kecelakaan masih belum diketahui secara pasti. Insiden ini mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, baik oleh pengemudi maupun penumpang. Semoga kecelakaan serupa tidak terjadi lagi di masa depan.

Source

Pos terkait