Rumah Sakit Polisi untuk Observasi Psikiatri Ayah yang Diduga Pembunuhan Empat

RS Polri Observasi Kejiwaan Ayah yang Diduga Membunuh Empat Anaknya di Jagakarsa

Topautopay.com – Rumah Sakit Polisi saat ini tengah melakukan observasi psikiatri terhadap seorang ayah yang diduga terlibat dalam pembunuhan empat orang. Pihak kepolisian telah membawa ayah tersebut untuk menjalani evaluasi mental dan psikologis guna menentukan kondisinya sebelum memasuki proses hukum lebih lanjut.

RS Polri Kramat Jati melakukan observasi selama 14 hari terhadap kesehatan jiwa ayah tersangka pembunuh keempat anak kandungnya, berinisial P, 41, di Jagakarsa, Jakarta Selatan. “P akan menjalani observasi kejiwaan selama 14 hari untuk selanjutnya diserahkan ke penyidik,” kata Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/12). Hariyanto mengatakan, melalui observasi psikologis, status mental orang yang terlibat kasus tersebut dapat diketahui. Baca juga: Ayah Pembunuh Empat Anak di Jagakarsa Tak Ditangkap Tapi, lanjutnya, bedanya interogasi tidak seperti merawat orang sakit jiwa karena tidak ada implikasi hukumnya. “Peraturan tersebut memberikan waktu 14 hari kepada psikiater untuk mengamati dan mengetahui kondisi kejiwaannya,” jelasnya. Nantinya, hasil observasi tersebut akan disajikan dalam bentuk produk visum psikiatris atau keterangan tertulis oleh psikiater spesialis sebagai hasil pemeriksaan kesehatan jiwa seseorang untuk kepentingan penegakan hukum. Baca Juga: Motif Ayah Bunuh 4 Anak di Jagakarsa Masih Diselidiki. Pelaku P diduga membunuh keempat anak kandungnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Minggu (3/12). Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan P sebagai tersangka dengan Pasal 338 jo Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan UU Perlindungan Anak. Sebelumnya, polisi tengah menyelidiki motif pembunuhan yang dilakukan P terhadap keempat anak kandungnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Minggu (12/3). “Masih kami dalami,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro saat dikonfirmasi sebelumnya. (Semut/Z-1)

RS Polri Kramat Jati memantau kesehatan jiwa ayah tersangka pembunuhan keempat anak kandungnya, inisial P, 41, di Jagakarsa, Jakarta Selatan, selama 14 hari.

Bacaan Lainnya

“P akan menjalani observasi kejiwaan selama 14 hari untuk selanjutnya diserahkan ke penyidik,” kata Kepala RS Polri Kramat Jati Brigadir Hariyanto kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/12).

Hariyanto mengatakan, melalui observasi psikologis, status mental orang yang terlibat kasus tersebut dapat diketahui.

Ayah pembunuh 4 anak di Jagakarsa belum ditangkap

Tapi, lanjutnya, bedanya pemeriksaan tidak seperti mengobati orang sakit jiwa karena tidak ada implikasi hukumnya.

“Peraturan tersebut memberikan waktu 14 hari kepada psikiater untuk mengamati dan mengetahui kondisi kejiwaannya,” jelasnya.

Nantinya, hasil observasi tersebut akan disajikan dalam bentuk produk visum psikiatris atau keterangan tertulis oleh psikiater spesialis sebagai hasil pemeriksaan kesehatan jiwa seseorang untuk kepentingan penegakan hukum.

Motif ayah membunuh 4 anak di Jagakarsa masih diselidiki

Pelaku P diduga membunuh keempat anak kandungnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Minggu (12/3).

Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan P sebagai tersangka dengan Pasal 338 jo Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan UU Perlindungan Anak.

Sebelumnya, polisi tengah menyelidiki motif pembunuhan yang dilakukan P terhadap keempat anak kandungnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Minggu (12/3).

“Masih kami dalami,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro saat dikonfirmasi sebelumnya. (Semut/Z-1)

Rumah Sakit Polisi akan menjadi tempat observasi psikiatri ayah yang diduga melakukan pembunuhan empat orang. Langkah ini diambil untuk menilai kondisi mental yang mungkin mempengaruhi tindakannya. Harapannya, penanganan yang tepat dapat diberikan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Source

Pos terkait