PT Palapa Timur Telematika bekerjasama dengan BBTNTC menanam 100 buah

PT Palapa Timur Telematika Gandeng BBTNTC Tanam 100 Buah  Jaring Transplantasi Terumbu Karang

Topautopay.com – PT Palapa Timur Telematika bekerjasama dengan BBTNTC untuk menanam 100 buah pohon di kawasan hutan. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan dan mendukung program reboisasi. Diharapkan bahwa sinergi ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan ekosistem dan keseimbangan alam.

PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) proyek Palapa Ring Timur menggandeng Balai Besar Taman Nasional Teluk Cendrawasih (BBTNTC) untuk berkolaborasi dalam pemulihan ekosistem bawah laut di kawasan Pulau Apimasum, salah satu pulau yang berada dalam pengelolaan Kawasan Lindung BPTN Wilayah III Yembekiri, Kab. Teluk Wondama, Papua Barat. Kawasan pulau Apimasum didominasi oleh pantai dan laut biru yang rindang, pasirnya yang putih dan airnya yang sangat jernih membuat anda bisa menyaksikan pesona bawah laut kawasan pulau ini. Pesona dan ekosistem bawah laut di kawasan Apimasum terdiri dari terumbu karang, rumput laut, beberapa jenis ikan, kim (kerang raksasa) dan penyu. Ekosistem terumbu karang merupakan ekosistem yang sangat penting di perairan laut karena berperan dalam kehidupan biota laut seperti ikan dan biota lainnya. Selain itu, kondisi ekosistem terumbu karang yang baik dapat dijadikan lokasi wisata bahari seperti diving dan snorkeling, karena ekosistem terumbu karang mempunyai nilai estetika yang tinggi. Untuk menjaga kondisi dan kelestarian ekosistem terumbu karang, diperlukan upaya pemulihan ekosistem terumbu karang. Salah satu upaya konservasi yang dapat dilakukan adalah kegiatan transplantasi terumbu karang. Transplantasi terumbu karang sebanyak 100 jaring laba-laba (1 jaring berisi 10-12 biji) sebagai bentuk bantuan PTT terhadap keadaan ekosistem alam di wilayah tersebut, namun juga sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kelestarian ekosistem bawah laut di wilayah Barat. wilayah Papua. Dalam siaran persnya, Jumat (24/11), Muharso selaku Ketua Satgas Departemen mengatakan, pihaknya berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Kami berharap melalui kerjasama ini kami dapat terus berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat di wilayah Papua. Apalagi penanaman terumbu karang dapat menambah keindahan laut di kawasan Pulau Apimasum. “Pulau Apimasum merupakan pulau yang berada di ujung selatan Manokwari dan saat ini belum banyak wisatawan yang datang karena letaknya yang cukup jauh dari kota. Komitmen PTT terhadap perlindungan lingkungan dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar telah ditunjukkan dengan melakukan rehabilitasi terumbu karang, bekerja sama. dengan BBTNTC,” imbuhnya. Diketahui sebagian besar masyarakat yang tinggal di sekitar Pulau Apimasum adalah nelayan. Dan selama beberapa tahun terakhir, karena tidak mendapat pendidikan yang layak, para nelayan tersebut menggunakan cara bom untuk menangkap ikan di perairan tersebut. laut yang merusak ekosistem terumbu karang. Hernowo selaku Kepala Wilayah III BPTN, Yembekiri TNTC menambahkan, berharap program kerja sama rehabilitasi bawah air ini mampu memulihkan terumbu karang dan menciptakan daya tarik wisata, serta meningkatkan perekonomian masyarakat. masyarakat sekitar.” Kegiatan ini disambut baik oleh kepala desa dan masyarakat sekitar, serta membantunya sebanyak 3 (tiga) kelompok masyarakat peduli lingkungan dan ekosistem laut binaan Taman Nasional Teluk Cendrawasih dari desa Yomakan yaitu Kelompok Mama Ira, Somus dan Tapapai,” ujarnya. Program transplantasi terumbu karang ini merupakan kelanjutan dari program transplantasi 40 jaring laba-laba pada terumbu karang yang telah dilakukan pada tahun 2021, yang saat ini dalam kondisi baik dan menjadi rumah bagi ikan-ikan laut. Perjanjian kerja sama PTT dengan BPTNTC ditandatangani untuk jangka waktu 10 tahun dan kini telah memasuki 5 tahun pertama. Selain melakukan penanaman 100 bibit karang, PTT bersama TNTC juga melepasliarkan 2 ekor tukik (tukik penyu) ke perairan pesisir Desa Isenebuai, Kabupaten Teluk Wondama, dan kedua tukik tersebut diberi nama “Palapa” oleh Dirjen PPT Leon Kakisina. Pelepasliaran 2 ekor penyu dan pemberian bantuan kepada kelompok Pibata (Pengawas Penyu) juga menjadi simbol perhatian PTT terhadap jumlah penyu yang merupakan satwa dilindungi dan belakangan ini kian berkurang akibat perburuan. (RO/E-1)

PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) proyek Palapa Ring Timur menggandeng Balai Besar Taman Nasional Teluk Cendrawasih (BBTNTC) untuk berkolaborasi dalam pemulihan ekosistem bawah laut di kawasan Pulau Apimasum, salah satu pulau yang berada dalam pengelolaan Kawasan Lindung BPTN Wilayah III Yembekiri, Kab. Teluk Wondama, Papua Barat.

Bacaan Lainnya

Kawasan pulau Apimasum didominasi oleh pantai dan laut biru yang rindang, pasirnya yang putih dan airnya yang sangat jernih membuat anda bisa menyaksikan pesona bawah laut kawasan pulau ini.

Pesona dan ekosistem bawah laut di kawasan Apimasum terdiri dari terumbu karang, rumput laut, beberapa jenis ikan, kim (kerang raksasa) dan penyu.

Ekosistem terumbu karang merupakan ekosistem yang sangat penting di perairan laut karena berperan dalam kehidupan biota laut seperti ikan dan biota lainnya. Selain itu, kondisi ekosistem terumbu karang yang baik dapat dijadikan lokasi wisata bahari seperti diving dan snorkeling, karena ekosistem terumbu karang mempunyai nilai estetika yang tinggi.

Untuk menjaga kondisi dan kelestarian ekosistem terumbu karang, diperlukan upaya pemulihan ekosistem terumbu karang. Salah satu upaya konservasi yang dapat dilaksanakan adalah kegiatan transplantasi terumbu karang.

Transplantasi terumbu karang sebanyak 100 jaring laba-laba (1 jaring berisi 10-12 biji) sebagai bentuk bantuan PTT terhadap keadaan ekosistem alam di wilayah tersebut, namun juga sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kelestarian ekosistem bawah laut di wilayah Barat. wilayah Papua.

Dalam siaran persnya, Jumat (24/11), Muharso selaku Ketua Satgas mengatakan pihaknya berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Kami berharap melalui kerjasama ini kami dapat terus berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat di wilayah Papua. Apalagi penanaman terumbu karang dapat menambah keindahan laut di kawasan Pulau Apimasum.

“Pulau Apimasum merupakan pulau yang berada di ujung selatan Manokwari dan saat ini belum banyak wisatawan yang datang karena letaknya yang cukup jauh dari kota. Komitmen PTT terhadap perlindungan lingkungan dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar telah ditunjukkan dengan melakukan rehabilitasi terumbu karang, bekerja sama. dengan BBTNTC,” imbuhnya.

Diketahui sebagian besar masyarakat yang tinggal di sekitar Pulau Apimasum adalah nelayan. Dan selama beberapa tahun terakhir, karena tidak mendapat pendidikan yang layak, para nelayan ini menggunakan cara bom untuk menangkap ikan di laut sehingga merusak ekosistem terumbu karang.

Hernowo selaku Kepala BPTN Wilayah III, Yembekiri TNTC menambahkan, berharap program kerja sama rehabilitasi bawah laut ini mampu memulihkan terumbu karang dan menciptakan daya tarik wisata, serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Kegiatan ini disambut baik oleh kepala desa dan masyarakat sekitar, serta dibantu oleh sebanyak 3 (tiga) kelompok masyarakat peduli lingkungan dan ekosistem laut binaan Taman Nasional Teluk Cendrawasih dari desa Yomakan, yaitu kelompok Mama Ira, Somus dan Tapapai,” ujarnya.

Program transplantasi terumbu karang ini merupakan kelanjutan dari program transplantasi 40 jaring laba-laba pada terumbu karang yang telah dilakukan pada tahun 2021, yang saat ini dalam kondisi baik dan menjadi rumah bagi ikan-ikan laut.

Perjanjian kerja sama PTT dengan BPTNTC ditandatangani untuk jangka waktu 10 tahun dan kini telah memasuki 5 tahun pertama. Selain melakukan penanaman 100 bibit karang, PTT bersama TNTC juga melepasliarkan 2 ekor tukik (tukik penyu) ke perairan pesisir Desa Isenebuai, Kabupaten Teluk Wondama, dan kedua tukik tersebut diberi nama “Palapa” oleh Dirjen PPT Leon Kakisina.

Pelepasliaran 2 ekor tukik dan bantuan kepada kelompok Pibata (Pengawas Penyu) juga menjadi simbol perhatian PTT terhadap jumlah penyu yang merupakan satwa dilindungi dan belakangan ini kian berkurang akibat perburuan. (RO/E-1)

PT Palapa Timur Telematika berkolaborasi dengan BBTNTC untuk menanam 100 buah pohon di area sekitar kantor mereka. Tindakan ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan dan mendukung upaya pelestarian alam. Semoga langkah ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Source

Pos terkait