Polisi Australia telah mengambil 3000 ton sampah

Polisi Australia telah mengambil 3000 ton sampah

Topautopay.com – Polisi Australia berhasil mengambil sebanyak 3000 ton sampah yang ditinggalkan di lautan dan pantai wilayah mereka. Tindakan ini dilakukan dalam rangka memerangi pencemaran lingkungan dan menjaga keberlangsungan ekosistem laut di Australia. Diharapkan tindakan positif ini menjadi inspirasi bagi masyarakat dan negara lainnya.

Hot News –

Bacaan Lainnya

Polisi Australia sedang mencari tempat pembuangan sampah untuk mencari sisa-sisa seorang wanita Queensland yang tubuhnya diyakini berada di tempat sampah yang dikosongkan ke dalam truk sampah selama pengumpulan sampah biasa.

Leslie Trotter, 78, dilaporkan hilang dari rumahnya di Brisbane oleh keluarganya pada akhir Maret, dan upaya untuk menemukannya awalnya difokuskan pada jalur semak terdekat tempat dia berjalan.

Namun pencarian menjadi lebih buruk awal bulan ini ketika detektif pembunuhan Queensland mengungkapkan bahwa mereka memiliki bukti bahwa dia sudah mati, dan bahwa tubuhnya mungkin berada di tempat sampah yang diangkut oleh truk sampah, sedang kosong.

Polisi Queensland mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa truk tersebut adalah salah satu dari 23 truk yang membawa pengumpulan sampah ke stasiun pemindahan, tempat sampah dipadatkan sebelum didistribusikan ke dua tempat pembuangan sampah.

Pada tanggal 18 April, petugas menutup sebagian salah satu situs dan menyaring puing-puing untuk mencari bukti tubuh Trotter, atau keberadaannya.

Pada saat itu, Penjabat Inspektur Detektif Andrew Messingham menggambarkan area pencarian sebagai “sangat luas”. “Ada sekitar 3.000 ton sampah umum yang harus kami buang,” ujarnya.

“Limbah itu akan dibuang dari dalam tanah. Kemudian akan dibuang ke gorong-gorong sedalam sekitar 30 meter, di mana polisi dan personel Australian Defence Force (ADF) kami akan melewatinya dengan tangan dan menggunakan garu.

Pada hari Kamis, polisi mengatakan kurang dari 13% area pencarian telah dicakup, dan seluruh proses dapat memakan waktu beberapa minggu. Namun mereka mengatakan bahwa mereka menemukan surat-surat milik penduduk terdekat, yang menunjukkan bahwa mereka mencari di tempat yang tepat.

Sebelumnya, Massingham mengatakan dia tidak bisa “mengesampingkan permainan curang,” menurut afiliasi Hot News 7 News.

Polisi telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang mencari kemungkinan hubungan antara hilangnya Trotter dan kebiasaan mendaur ulangnya – dia diketahui pergi melalui tempat sampah di luar rumahnya dan properti tetangga untuk mendaur ulang sampah yang salah tempat, ditempatkan di tumpukan.

Dia kemudian memasukkannya ke dalam tas yang benar untuk dikembalikan, kata polisi.

“Jika itu menyebabkan frustrasi di antara penyewa, kami sedang mengatasinya sekarang,” kata Messingham.

Polisi Australia telah mengambil tindakan berani dengan mengumpulkan 3000 ton sampah di seluruh negara dalam upaya untuk memerangi kejahatan terhadap lingkungan. Inisiatif ini bertujuan menunjukkan ketegasan polisi Australia dalam melindungi lingkungan hidup dari ancaman sampah. Tindakan ini patut dicontoh oleh masyarakat global untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup bagi generasi mendatang.

Source

Pos terkait