Piepenburg Memperingatkan tentang Krisis Dolar yang Akan Datang dan Nilai Emas

Krisis Dolar Mendatang: Peringatan Piepenburg terhadap Emas

Topautopay.com – Krisis dolar mendatang menjadi perhatian utama bagi banyak investor. Ahli ekonomi, Piepenburg, memperingatkan akan ancaman terhadap mata uang dolar. Dia menyarankan agar para investor lebih banyak berinvestasi dalam emas sebagai perlindungan dari kemungkinan penurunan nilai dolar.

Krisis Dolar Mendatang: Peringatan Piepenburg terhadap Emas

Dalam wawancara mendetail dengan Michelle Makori, Lead Anchor dan Pemimpin Redaksi di Kitco News, Matthew Piepenburg, Partner di Matterhorn Asset Management, membahas sifat devaluasi dolar dan dampaknya terhadap harga dolar. emas.

Bacaan Lainnya

Piepenburg, yang juga merupakan anggota dewan di SignalsMatter.com, membawa banyak pengetahuan di bidang real estate, investasi alternatif, masalah hukum, dan strategi keuangan, dengan penekanan pada investasi arus kas. Latar belakangnya mencakup penelitian ekstensif, evaluasi, dan investasi dalam berbagai peluang investasi, termasuk dana lindung nilai, ekuitas swasta, modal ventura, dan real estat. Piepenburg memiliki keahlian di bidang logam keuangan, alokasi aset, manajemen risiko, dan analisis makroekonomi.

Ia telah menulis beberapa buku putih yang mengkritik distorsi yang disebabkan oleh kebijakan bank sentral baik di dalam negeri maupun internasional. Sebagai pembicara tamu, ia telah berbagi idenya di konferensi bergengsi, sekolah hukum, dan universitas seperti Georgetown, Brown, Harvard, dan Cal State. Sebagai penulis terbitan, Piepenburg berkontribusi pada Good People Project dan menulis Rilis Baru Amazon No1 “Rigged to Fail”, yang menawarkan pemeriksaan jujur ​​atas kegagalan di pasar modal dan bank sentral. Selain itu, ia telah menulis “Hal Emas, Solusi Nyata untuk Risiko Nyata”, yang memperluas keahlian dan kontribusinya di bidang tersebut.

Piepenburg menyinggung kenaikan harga emas terhadap dolar AS. Dia menyoroti tren yang berkembang bahwa emas, yang secara historis dipatok terhadap dolar, mungkin akan mengalami pembalikan karena menurunnya pengaruh dolar di pasar global. Langkah ini, kata dia, disebabkan oleh meningkatnya perdagangan emas dan minyak di luar kerangka dolar AS, terutama di pasar seperti Shanghai Gold Exchange yang mulai memberi harga emas secara terpisah dari dolar.

Menyoroti sifat pertukaran ini, Piepenburg mengatakan bahwa meskipun perubahan cepat mungkin tidak terlihat, jalan menuju harga emas yang lebih akurat di luar bursa tradisional London dan New York sudah jelas. Langkah ini, katanya, merupakan cerminan pergerakan dolar yang lebih luas, terlihat dari berbagai keputusan bursa dan perdagangan internasional yang semakin membebani mata uang AS.

Membahas daya beli dolar AS, Piepenburg menyebutkan penurunan terbesar dalam emas sejak AS menghapuskan standar emas pada tahun 1971. Meskipun ada fluktuasi dalam indeks dolar (DXY), daya beli riil dolar telah menurun, sebuah tren yang ia lihat terus berlanjut. akibat devaluasi di seluruh dunia.

Piepenburg mengemukakan kekhawatiran mengenai permintaan komoditas AS di masa depan, dengan mengatakan bahwa ketika dunia beralih dari instrumen utang AS, Federal Reserve akan terpaksa melakukan operasi sederhana untuk mengendalikan hasilnya. Situasi ini, katanya, akan semakin melemahkan dolar, meskipun permintaan terhadap mata uang tersebut kini kuat karena statusnya sebagai mata uang cadangan dunia.

Gambar Unggulan melalui Pixabay

Penutup

Krisis dolar mendatang menjadi perhatian utama bagi investor global. Untuk mengantisipasi hal ini, peringatan Peter Piepenburg untuk mengalihkan investasi ke emas sebagai perlindungan nilai tukar. Emas dianggap sebagai aset yang stabil dan dapat menjaga keamanan investasi di tengah ketidakpastian ekonomi. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.topautopay.com/.

Pos terkait