Peter Schiff memberikan penjelasan tentang mekanisme Bitcoin kepada Komunitas Kripto

Bitcoin sebagai kunci dalam perdagangan internasional dan Cadangan Nasional,

Topautopay.com – Peter Schiff adalah seorang ekonom terkenal yang memberikan penjelasan tentang cara kerja Bitcoin dan komunitas kripto. Artikel ini akan membahas pandangan Schiff tentang mata uang digital, teknologi blockchain, serta dampaknya terhadap ekonomi global. Dapatkan wawasan tentang perdebatan kontroversial ini dalam artikel selanjutnya.

Peter Schiff Menjelaskan ‘Cara Kerja Bitcoin’, Komunitas Kripto

Pada tanggal 24 Januari, Peter Schiff, seorang komentator keuangan terkenal dan salah satu kritikus utama cryptocurrency, menggunakan platform media sosial X untuk mengungkapkan kecurigaannya terhadap Bitcoin.

Bacaan Lainnya

Schiff adalah komentator keuangan, pialang saham, penulis, dan tokoh radio Amerika yang populer. Ia terkenal karena pandangan konservatifnya terhadap perekonomian AS dan dukungannya terhadap emas dan logam mulia sebagai investasi. Schiff sering membahas pandangan ekonomi libertarian dan pasar bebas. Dia adalah CEO dan kepala strategi global Euro Pacific Capital Inc., sebuah perusahaan pialang yang berbasis di Westport, Connecticut.

Schiff mengatakan Bitcoin adalah penemuan tanpa nilai sejarah dan sedikit ketidakpastian. Dia mengatakan bahwa nilai Bitcoin bergantung pada sifat kelompoknya, dengan orang-orang yang membeli ketika mereka melihat kenaikan harga. Kritik Schiff didasarkan pada gagasan bahwa nilai Bitcoin bergantung pada keyakinan bersama terhadap nilainya, tanpa nilai intrinsik apa pun.

Persamaan Schiff dan Mata Uang Fiat

Dalam tweet selanjutnya, Schiff mengakui bahwa tuduhannya dapat berdampak pada uang apa pun. Namun, ia membedakan uang fiat dari Bitcoin dengan menunjukkan penggunaannya sebagai alat tukar dan unit akuntansi. Dia menegaskan bahwa mata uang fiat diperlukan untuk membayar pajak, sehingga memiliki kegunaan yang jelas, yang menurutnya tidak dimiliki oleh Bitcoin.

Komentar Schiff memicu sejumlah reaksi dari komunitas kripto di X:

  1. Bandingkan dengan Dana Emas Schiff: Seorang pengguna merespons dengan membandingkan deskripsi Schiff tentang Bitcoin dengan koin emasnya, yang menyatakan bahwa emas, seperti Bitcoin, memiliki nilai karena orang-orang menyetujuinya.
  2. Nilai Emas dan Bitcoin yang Dapat Diterima: Pengguna lain menggemakan gagasan ini, mengatakan bahwa nilai emas didasarkan pada kesepakatan bersama, mirip dengan Bitcoin. Mereka berpendapat bahwa Bitcoin tidak berbeda dalam hal ini.
  3. Sifat Uang: Jawaban lebih detail yang menguraikan sejarah perkembangan uang, dari kerang hingga emas. Pengguna ini menunjukkan bahwa segala bentuk mata uang dapat memperoleh nilai dari kesepakatan bersama, jika memenuhi kriteria tertentu seperti kekekalan, kesulitan dalam pemalsuan, dan dapat dibagi. Mereka mengatakan bahwa emas kehilangan nilai moneternya karena tantangan era digital, namun Bitcoin, yang didukung oleh jaringan komputer yang besar, memiliki nilai melalui atribut digitalnya. Namun, seperti penyimpan nilai sebelumnya, nilai Bitcoin didasarkan pada konsensus kelompok.
  4. Bandingkan dengan Dolar: Pengguna lain membandingkan deskripsi Schiff tentang Bitcoin dan dolar AS, dengan mengatakan bahwa mata uang fiat juga bergantung pada kepercayaan bersama terhadap nilainya, terutama karena pemerintah tidak lagi mendukung mereka dengan sumber daya nyata.

Dalam video baru-baru ini, analis kripto Joe Burnett membahas penurunan nilai Bitcoin yang signifikan, mengutip penurunannya dari $49,000 menjadi di bawah $39,000 setelah persetujuan ETF. Burnett membahas masalah volatilitas Bitcoin dalam menghadapi volatilitas harga yang sangat besar.

Burnett berpendapat bahwa meskipun harga berfluktuasi, Bitcoin sangat stabil. Menurutnya, Bitcoin tidak memiliki fitur historis yang mendorong diversifikasi, seperti CEO, tim manajemen, atau pesaing, itulah sebabnya Bitcoin menjadi salah satu aset paling stabil di dunia.

Ia juga menjelaskan bahwa stabilitas Bitcoin mirip dengan komoditas nyata seperti emas, yang tidak membawa risiko sampingan apa pun. Burnett menekankan konsistensi pembuatan blok Bitcoin, yang terjadi setiap 10 menit terlepas dari nilai dolar dan jumlah penambang dalam jaringan. Dia juga menunjukkan bahwa Bitcoin mempertahankan karakteristik terpentingnya – seperti portabilitas, daya tahan, dapat dibagi, kenyamanan, dan kekekalan – terlepas dari kondisi pasar eksternal.

Burnett mengaitkan volatilitas Bitcoin dengan perilaku manusia, bukan mata uang kripto itu sendiri. Dia mencatat bahwa sebagian besar dunia modal masih mencari cara untuk menagih Bitcoin dengan benar. Karena semakin banyak orang yang memandang Bitcoin sebagai bentuk mata uang yang lebih baik dan mulai berinvestasi di dalamnya, nilainya meningkat terhadap dolar, sehingga berkontribusi terhadap volatilitas.

Saat membahas pertumbuhan pesat Bitcoin, Burnett menunjuk pada tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 141% selama 13 tahun terakhir, yang menurutnya sangat tinggi. Dia mengatakan bahwa jika Bitcoin terus tumbuh sebesar 141% per tahun, akan terjadi pasar bullish yang tidak dapat dihentikan, diikuti oleh pasar bearish yang sangat besar. Menurut Burnett, siklus pertumbuhan pesat dan koreksi selanjutnya adalah pendorong utama di balik volatilitas besar-besaran Bitcoin.

Gambar Unggulan melalui Pixabay

Penutup

Peter Schiff merupakan tokoh terkemuka dalam dunia keuangan yang memiliki pandangan kritis terhadap bitcoin. Dalam penjelasannya tentang cara kerja bitcoin, beliau memberikan wawasan yang mendalam tentang komunitas kripto serta peran bitcoin dalam ekonomi global. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.topautopay.com/.

Pos terkait