Pekerja BPU Meninggal, BPJS Ketenagakerjaan Klaten Menyerah

Pekerja BPU Meninggal, BPJS Ketenagakerjaan Klaten Serahkan Santunan Kematian

Topautopay.com – Pekerja BPU meninggal, BPJS Ketenagakerjaan Klaten menyerah. Meskipun telah berusaha memberikan perlindungan, kematian ini menunjukkan bahwa risiko tetap ada. Kita perlu terus memperjuangkan keselamatan dan keamanan kerja untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.

KANTOR BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten Jawa Tengah menyerahkan Rp. 42 juta santunan asuransi kematian kepada ahli waris mendiang Suron di Rumah Duka Banjarsari, Desa Kokosan, Kecamatan Prambanan, Klaten, Selasa (12/12). Santunan asuransi jika meninggal dunia diserahkan langsung oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Hera Siswanto kepada Ninik Purwanti, istri almarhum Suron, di hadapan Kepala Desa Kokosan Suparjo dan pelayat. Almarhum Surono yang bekerja sebagai pedagang di Pasar Stan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, meninggal dunia karena sakit di RSI PDHI Yogyakarta, Selasa (12/12) pukul 01.00 WIB. Dia meninggalkan istri dan dua anaknya. Berdasarkan informasi yang diperoleh Media Indonesia dari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Almarhum Surono melamar sebagai peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja BPU (bukan penerima upah) pada Maret 2023. Dalam sambutannya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Klaten Desa Kokosan, Suparjo, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Heru Siswanto yang hadir langsung pada penyerahan santunan kepada ahli waris mendiang Suron. Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Klaten terus perluas program jaminan sosial melalui sosialisasi “Manfaat Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan kepada ahli waris mendiang Suron sangat bermanfaat untuk meringankan beban keluarga. keluarga yang ditinggalkan”, ujarnya. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Heru Siswanto, saat menyerahkan santunan kepada Ninik Purwanti, istri mendiang Suron, juga menyampaikan belasungkawa dan simpati atas meninggalnya suami tercinta. “Kami petugas BPJS Ketenagakerjaan datang ke rumah duka untuk menyerahkan manfaat jaminan kematian kepada ahli waris mendiang Suron. Asuransi kematian ini diberikan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” jelasnya. (Z-2)

PENYANYI ketenagakerjaan BPJS kantor cabang Klaten, Jawa Tengah, menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris mendiang Suron di Rumah Duka Banjarsari, Desa Kokosan, Kecamatan Prambanan, Klaten, Selasa (12/12). Santunan asuransi jika meninggal dunia diserahkan langsung oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Hera Siswanto kepada Ninik Purwanti, istri almarhum Suron, di hadapan Kepala Desa Kokosan Suparjo dan pelayat.

Bacaan Lainnya

Almarhum Surono yang bekerja sebagai pedagang di Pasar Stan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, meninggal dunia karena sakit di RSI PDHI Yogyakarta, Selasa (12/12) pukul 01.00 WIB. Dia meninggalkan istri dan dua anaknya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Media Indonesia dari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Almarhum Surono melamar sebagai peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja BPU (bukan penerima upah) pada Maret 2023. Dalam sambutannya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Klaten Desa Kokosan, Suparjo, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Heru Siswanto yang hadir langsung pada penyerahan santunan kepada ahli waris mendiang Suron.

BPJS Ketenagakerjaan Klaten terus memperluas program jaminan sosial melalui sosialisasi

“Manfaat Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan kepada ahli waris mendiang Suron sangat bermanfaat untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Heru Siswanto, saat menyerahkan santunan kepada Ninik Purwanti, istri mendiang Suron, juga menyampaikan belasungkawa dan simpati atas meninggalnya suami tercinta. “Kami petugas BPJS Ketenagakerjaan datang ke rumah duka untuk menyerahkan manfaat jaminan kematian kepada ahli waris mendiang Suron. Asuransi kematian ini diberikan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” jelasnya. (Z-2)

Pekerja BPU Klaten meninggal, BPJS Ketenagakerjaan Klaten menyerah dalam memberikan perlindungan. Hal ini menunjukkan kurangnya ketersediaan perlindungan bagi pekerja yang bekerja di lingkungan BPU. Penting bagi pemerintah dan perusahaan untuk memastikan keselamatan dan perlindungan bagi para pekerja.

Source

Pos terkait