Miliarder Taiwan Terry Gou telah mengundurkan diri sebagai anggota dewan direksi Foxconn

Miliarder Taiwan Terry Gou telah mengundurkan diri sebagai anggota dewan direksi Foxconn

Topautopay.com – Pendiri dan mantan ketua Foxconn, Terry Gou, telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota dewan direksi perusahaan. Langkah ini menandai akhir dari kebijakan Gou yang telah memimpin perusahaan elektronik terbesar di dunia selama lebih dari empat dekade. Keputusan ini muncul saat Gou semakin fokus pada ambisinya dalam dunia politik di Taiwan.

Hot News—

Bacaan Lainnya

Pengusaha miliarder Terry Gou mengundurkan diri dari dewan direksi Foxconn, produsen elektronik terbesar di dunia, beberapa hari setelah mengumumkan pencalonannya sebagai presiden Taiwan.

Dalam sebuah pernyataan kepada Hot News, perusahaan induk Foxconn, Hon Hai Technology Group, mengonfirmasi pengunduran diri Gou dan mengatakan pihaknya “tidak akan segera memilih seorang direktur” karena dewan tersebut memiliki delapan direktur lain dan direktur independen.

Seorang miliarder berusia 70 tahun dengan kekayaan bersih $6,8 miliar, Gou yang berusia 72 tahun mendirikan Foxconn, yang didirikan sebagai Hon Hai Precision Industry di Taiwan pada tahun 1974. Perusahaan ini telah berkembang menjadi kerajaan bisnis internasional dan salah satu produsen elektronik terbesar di dunia. Klien utamanya termasuk Apple.

Pada tahun 2019, ia menyerahkan kepemimpinan kepada Liu Muda, ketua kelompok tersebut saat ini, namun tetap menjadi direktur dan bergabung dengan partai politik nasionalis Kuomintang.

Setelah mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden independen pada tahun 2024, Go kini perlu mendapatkan sekitar 290.000 dukungan antara 19 September dan 2 November.

Pemilihan presiden Taiwan, yang dijadwalkan pada bulan Januari, terjadi di saat ketegangan tinggi antara pulau berpenduduk 24 juta orang dan negara adidaya tetangganya, Tiongkok.

Gou telah mengkritik gerakan kemerdekaan Taiwan dan dicirikan oleh keramahannya terhadap kepentingan bisnis Tiongkok daratan.

Dia bergabung dengan kubu pro-Tiongkok yang sudah ramai untuk menentang Partai Progresif Demokratik (DPP) yang pro-kemerdekaan. Ini adalah pencalonannya yang kedua sebagai presiden.

Dia telah mengadakan demonstrasi di seluruh Taiwan dalam beberapa bulan terakhir untuk menggalang dukungan bagi pencalonannya.

Pemilihan presiden Taiwan dijadwalkan berlangsung pada 13 Januari 2024.

Miliarder Taiwan Terry Gou telah mengundurkan diri sebagai anggota dewan direksi Foxconn. Keputusan ini mengakhiri kepemimpinannya selama 45 tahun di perusahaan manufaktur elektronik terbesar di dunia tersebut. Gou mengumumkan niatnya untuk fokus pada kegiatan politik dan pembentukan partainya sendiri, yang diharapkan akan mempengaruhi perekonomian Taiwan.

Source

Pos terkait