Meningkatkan Kepadatan Stok Bahan Baku Selama Puasa

Tips Menjaga Stok Persediaan Bahan Baku di Bulan Puasa dan Lebaran

Topautopay.com – Tips Menjaga Persediaan Bahan Baku di Bulan Puasa sangat penting untuk menjaga kelancaran bisnis kuliner, terutama bagi pengusaha makanan dan minuman yang berjualan selama bulan puasa. Beberapa tips, seperti menjaga stok bahan baku dan membuat perencanaan menu yang baik, dapat membantu mengoptimalkan penggunaan bahan baku dan menghindari kehabisan stok saat sedang sibuk berjualan.

Tips Menjaga Pasokan Bahan Baku – Bulan puasa dan Idul Fitri adalah waktu yang sangat penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Momen ini juga menjadi momen yang banyak dirindukan karena tradisi berbelanja dan memberikan hadiah kepada orang terdekat.

Sebagai pemasok, hal ini tentu menjadi peluang emas untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar. Namun, persiapan yang tidak memadai dapat berdampak negatif pada bisnis.

Bacaan Lainnya

Bulan Ramadhan dan Idul Fitri juga menunjukkan peningkatan permintaan di pasar, yang berarti setiap perusahaan saling bersaing untuk menyediakan stok bahan baku yang cukup untuk memenuhi permintaan tersebut.

Lantas, bagaimana cara menjaga stok atau pasokan bahan baku selama puasa dan lebaran bagi pemasok? Berikut adalah beberapa langkah strategis, seperti:

  • Perencanaan Stok Bahan Baku Matang

Sebelum memasuki bulan puasa dan lebaran, sebaiknya pemasok membuat perencanaan matang terkait pasokan bahan baku. Hal ini dilakukan dengan memperkirakan permintaan dari pelanggan dan melihat tren penjualan dari tahun-tahun sebelumnya.

Laju kenaikan permintaan bahan baku selama bulan puasa bisa berbeda-beda tergantung jenis bahan baku dan pasar. Secara umum, permintaan bahan baku seperti tepung terigu, gula, daging, dan sayuran meningkat selama bulan puasa, terutama di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim.

Menurut beberapa sumber, kenaikan kebutuhan bahan baku selama bulan puasa mencapai 30-50% dari kebutuhan normal. Namun, angka ini dapat bervariasi tergantung pada negara, wilayah, dan jenis bahan mentah yang digunakan.

Faktor lain seperti jumlah pengunjung, aktivitas perdagangan, dan kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi kenaikan permintaan bahan baku selama bulan puasa.

Baca juga: Bagaimana menghadapi kenaikan harga bahan baku agar bisnis Anda tetap berjalan

  • Pesan Bahan Baku 2 Minggu hingga sebulan sebelumnya

Proses Pengiriman Barang ke Pelanggan (Foto oleh OptimoRoute)

Setelah melakukan perencanaan, sebaiknya Anda sebagai pemasok segera mengumpulkan bahan baku yang diperlukan dan tidak menunggu hingga Hari Raya. Ini akan menghindari keterlambatan pengiriman dan kekurangan stok bahan baku.

Caranya, setelah Anda melakukan perencanaan, Anda perlu melakukan survey untuk mencari agen atau distributor yang cocok dan dapat memenuhi kebutuhan Anda dalam jumlah yang dibutuhkan.

Setelah itu cek ketersediaan bahan baku dari agen pilihan anda dan lakukan pemesanan atau beli bahan baku dari awal sebelum masa produksi dimulai, misal anda membeli sebulan sampai 2 minggu sebelum puasa. Cek juga bahan bakunya agar tidak terjadi keterlambatan pengiriman.

Terakhir, Anda menyimpan bahan mentah di tempat yang aman dan tepat untuk menghindari kerusakan atau kerugian. Pastikan juga untuk menyimpan bahan baku di tempat yang kering dan terlindung dari sinar matahari langsung.

  • Mempererat Hubungan dengan Agen dan Klien

Pemasok harus mempererat hubungan dengan agen atau distributor dan menjalin kerjasama yang baik. Ini akan membantu Anda mendapatkan bahan baku dengan harga yang lebih masuk akal dan menjaga kualitas bahan baku yang diterima.

Anda juga sebagai pemasok harus menjaga komunikasi yang baik dengan pelanggan dan agen terutama dalam hal waktu pengiriman bahan baku dan peningkatan permintaan pelanggan selama lebaran.

Selain itu, Anda juga dapat menjaga hubungan dengan agen dengan memproses pembayaran tepat waktu. Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan PaperPay Out untuk melakukan pembayaran tagihan ke agen lebih mudah dengan beberapa metode pembayaran, terutama menggunakan kartu kredit!

  • Memperhitungkan permintaan setelah puasa dan hari raya selesai

Selain memperkirakan permintaan saat puasa dan lebaran, Anda juga perlu memperhitungkan permintaan setelah dua momen tersebut usai. Hal ini penting untuk menghindari kekurangan pasokan bahan baku di masa mendatang.

Dengan memperhatikan permintaan setelah puasa dan berakhirnya Hari Raya, Anda dapat memastikan stok bahan baku selalu tersedia dan mampu memenuhi permintaan pelanggan. Lalu bagaimana?

Pertama, Anda menganalisis tren dengan mempelajari data permintaan masa lalu, bagaimana permintaan bahan baku setelah momen puasa dan lebaran, serta mengidentifikasi tren yang muncul, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Setelah itu, Anda juga perlu mempelajari tren industri dari produk yang Anda jalankan dan menganalisis bagaimana persaingan di pasar. Selain itu, Anda juga dapat melakukan analisis musiman dengan mempelajari pola permintaan di musim lalu.

Baca juga: 7 Produk Laris Selama Ramadan dan Jelang Hari Raya: Cocok untuk Bisnis!

Demikian tips menjaga stock atau persediaan bahan baku selama puasa dan lebaran bagi supplier. Menjaga pasokan bahan baku saat puasa dan lebaran memang menantang. Namun, dengan memperhatikan beberapa poin di atas, Anda dapat memastikan stok pasokan bahan baku selalu terjaga dan dapat memenuhi permintaan pelanggan.

Ayo, kembangkan bisnis Anda dengan mudah dan praktis menggunakan aplikasi invoice online dan pembayaran digital Paper.id. Dapatkan juga berita menarik seputar bisnis lainnya hanya di Blog Paper.id.

Dalam bulan puasa, penting untuk menjaga persediaan bahan baku agar produksi tetap berjalan lancar. Anda dapat mengatur jadwal pemesanan bahan secara lebih awal dan mengelola stok untuk menghindari kehabisan bahan. Selain itu, pastikan juga untuk memperhatikan jadwal pengiriman dan menyiapkan backup supplier jika diperlukan.

Pos terkait