Kasus Kematian Baru Akibat Covid-19, Puan Maharani Minta Programnya

Kasus Kematian Baru Covid-19, Puan Maharani Minta Program Vaksinasi Dimasifkan

Topautopay.com – Kasus kematian baru akibat Covid-19 terus meningkat, menyebabkan kekhawatiran di masyarakat. Puan Maharani, anggota DPR, meminta program untuk menangani dampak pandemi ini. Upaya pencegahan dan perlindungan masyarakat menjadi hal penting dalam menghadapi situasi yang semakin serius ini.

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah kembali menggencarkan program vaksinasi Covid-19, baik dosis penuh maupun tambahan. Hal ini menyusul kembalinya kasus kematian akibat Covid-19 yang kembali meningkat di Indonesia. Kehadiran pasien Covid-19 yang meninggal dunia harus menjadi peringatan bagi kita semua, kata Puan. Baca juga: Dinkes DKI Minta Masyarakat Tak Panik dengan Lonjakan Kasus Covid-19 “Pemerintah harus semakin menggencarkan sosialisasi dan edukasi serta layanan vaksinasi kepada masyarakat. Ini merupakan langkah awal dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di negara,” kata Puan, Rabu (13/12/2023). Dua orang meninggal dunia akibat Covid-19. Berdasarkan informasi Dinas Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, ada dua pasien yang dites. positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia setelah terpapar virus tersebut.Dua orang berusia 81 dan 91 tahun diketahui memiliki penyakit penyerta atau penyakit bawaan dan belum mendapatkan vaksinasi dosis keempat.Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat kasus Covid-19 meningkat tajam sejak akhir Oktober 2023. Baca juga: Sejak awal Desember terjadi peningkatan di Bali dengan 43 kasus, 1 kematian, sedangkan angkanya melonjak 54% menjadi 355 pada periode 1 hingga 26 November 2023. Peningkatan tersebut diduga seiring dengan masuknya varian Eris atau EG.5 dan EG.2. Peningkatan kasus didominasi oleh subvarian Omicron XBB.1.5 yang juga menjadi penyebab gelombang infeksi Covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat. Selain varian XBB, Indonesia juga mengungkap subvarian EG.2 dan EG.5 atau Eris. Puan mengingatkan pemerintah untuk memastikan ketersediaan dosis vaksin kepada masyarakat di setiap fasilitas kesehatan, apalagi kita akan segera memasuki libur panjang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). “Seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk pelayanan vaksinasi harus memiliki stok dosis vaksin Covid-19 agar masyarakat dapat segera menerima vaksinasi guna meningkatkan kembali antibodi dalam tubuh dan memperpanjang perlindungan terhadap keseriusan dan kematian. akibat infeksi Covid-19,” jelasnya. adalah Puan. “Di setiap daerah kita juga harus memastikan fasilitas kesehatannya nyaman dan aman. Jangan lupa siapkan ruang isolasi jika ada pasien yang terkonfirmasi positif virus Covid,” imbuhnya. Baca juga: Delapan Orang Terpapar Covid-19 di Kota Semarang. Lebih lanjut, Puan mendorong pemerintah menggiatkan imbauan masyarakat untuk menuntaskan vaksinasi, serta meningkatkan perlindungan dengan tambahan vaksinasi. Ia mengatakan pemberian vaksin dosis lengkap akan meningkatkan antibodi terhadap serangan virus Covid-19. Selain itu, perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI ini menghimbau seluruh masyarakat untuk melengkapi dosis vaksin Covid-19. Sedangkan bagi masyarakat yang memiliki penyakit penyerta, Puan mengimbau agar disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kasus Covid-19 kembali meningkat,” kata Puan. Secara khusus Puan meminta pemerintah pusat dan daerah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi hal tersebut. menghadapi libur akhir tahun. Mengingat pada titik-titik tertentu akan terjadi kepadatan dan mobilitas masyarakat yang tinggi. “Siapkan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran virus. Siagakan kembali Satgas yang dapat memantau dan menangani penyebaran virus Covid-19. “Jangan sampai kita ketinggalan dan menyebabkan peningkatan kasus Covid-19 setelah libur tahunan,” jelas Puan. Kepada masyarakat, Puan kembali mengingatkan untuk menerapkan pola hidup sehat. gaya hidup untuk melindungi diri dan keluarga dari paparan virus Covid-19. “Jangan sampai euforia liburan pra tahun membuat Anda lupa menerapkan protokol kesehatan. Jika memungkinkan, gunakan masker di tengah kerumunan. Sering-seringlah mencuci tangan, dan bagi yang sakit sebaiknya jangan dulu keluar rumah,” tutupnya. (RO/S-4)

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah kembali menggencarkan program vaksinasi Covid-19, baik dosis penuh maupun tambahan.

Bacaan Lainnya

Hal ini menyusul kembalinya kasus kematian akibat Covid-19 yang kembali meningkat di Indonesia.

“Meninggalnya pasien Covid-19 harus menjadi peringatan bagi kita semua,” kata Puan.

Dinas Kesehatan DKI meminta warga tidak panik akibat lonjakan pasien Covid-19

“Pemerintah harus semakin menggencarkan sosialisasi dan edukasi serta layanan vaksinasi kepada masyarakat. Ini merupakan langkah awal dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air,” kata Puan, Rabu (13/12/2023).

Dua orang meninggal karena Covid-19

Berdasarkan informasi Dinas Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dua pasien positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia setelah terpapar virus tersebut.

Diketahui, dua orang berusia 81 dan 91 tahun mengidap penyakit penyerta atau bawaan dan belum menerima vaksinasi dosis keempat.

Sementara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat kasus Covid-19 meningkat tajam sejak akhir Oktober 2023.

Sejak awal Desember, dilaporkan terjadi lonjakan Covid-19 di Bali sebanyak 43 kasus, 1 kematian

Pada periode 1 hingga 26 Oktober, jumlah kasus tercatat sebanyak 230 kasus, sedangkan pada periode 1 hingga 26 November 2023 melonjak 54% menjadi 355 kasus. Peningkatan tersebut diperkirakan seiring dengan masuknya Eris. atau varian EG.5 dan NPR.2.

Peningkatan kasus didominasi oleh subvarian Omicron XBB.1.5 yang juga menjadi penyebab gelombang infeksi Covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat. Selain varian XBB, Indonesia juga mengungkap subvarian EG.2 dan EG.5 atau Eris.

Puan mengingatkan pemerintah untuk memastikan ketersediaan dosis vaksin kepada masyarakat di setiap fasilitas kesehatan, apalagi kita akan segera memasuki libur panjang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

“Seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk pelayanan vaksinasi harus memiliki stok dosis vaksin Covid-19 agar masyarakat dapat segera menerima vaksinasi guna meningkatkan kembali antibodi dalam tubuh dan memperpanjang perlindungan terhadap keseriusan dan kematian. akibat infeksi Covid-19,” jelasnya. adalah Puan.

“Di setiap daerah juga harus dipastikan fasilitas kesehatannya nyaman dan aman. Jangan lupa untuk kembali menyiapkan ruang isolasi jika ada pasien yang terkonfirmasi positif virus Covid,” imbuhnya.

Delapan orang terpapar Covid-19 di Kota Semarang

Lebih lanjut, Puan meminta pemerintah bersikap pasif terhadap imbauan masyarakat untuk menuntaskan vaksinasi, serta meningkatkan perlindungan terhadap pemberi vaksin. Ia mengatakan pemberian vaksin dalam dosis besar akan meningkatkan antibodi terhadap serangan virus Covid-19.

Selain itu, Ketua DPR perempuan pertama RI ini meminta seluruh masyarakat melengkapi dosis vaksin Covid-19. Sementara bagi masyarakat yang memiliki penyakit penyerta, Puan mengimbau agar disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari.

“Meski saat ini kita sedang dalam kondisi endemis Covid-19, namun kita harus tetap waspada karena virus tersebut masih ada. Apalagi saat ini kasus Covid-19 kembali meningkat,” kata Puan.

Puan secara khusus meminta pemerintah pusat dan daerah menyiapkan langkah-langkah strategis menghadapi libur akhir tahun. Mengingat pada titik-titik tertentu akan terjadi kepadatan dan mobilitas masyarakat tinggi.

“Siapkan langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran virus. Siagakan kembali Satgas yang mampu memantau dan menangani penyebaran virus Covid-19. “Jangan sampai kita ketinggalan dan menyebabkan peningkatan kasus Covid-19 setelah libur tahunan,” jelas Puan.

Kepada masyarakat, Puan kembali mengingatkan untuk menerapkan pola hidup sehat untuk melindungi diri dan keluarga dari paparan virus Covid-19.

“Jangan sampai euforia libur pra tahun membuat kita lupa menerapkan protokol kesehatan. Kalau bisa gunakan masker saat berkerumun. Sering-seringlah mencuci tangan, dan bagi yang sakit sebaiknya jangan dulu keluar rumah. ,’ tutupnya. (RO/S-4)

Kasus kematian baru akibat Covid-19 terus meningkat, memicu kekhawatiran di masyarakat. Puan Maharani, anggota DPR RI, mendesak pemerintah untuk meningkatkan program vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran virus. Hal ini menjadi perhatian penting dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia.

Source

Pos terkait