Kaesang ingin memperjuangkan kemudahan akses tempat ibadah

Kaesang Ingin Perjuangkan Kemudahan Izin Rumah Ibadah

Topautopay.com – Kaesang Pangarep, putra dari Presiden Joko Widodo, ingin memperjuangkan kemudahan akses tempat ibadah bagi masyarakat. Dengan tujuan memastikan kebebasan beragama, Kaesang menyuarakan pentingnya aksesibilitas bagi semua umat. Melalui inisiatifnya, ia berharap dapat menciptakan lingkungan yang inklusif bagi semua masyarakat dalam menjalankan ibadah.

PRESIDEN DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bertemu dengan tokoh lintas agama di Kota Tangerang, Banten. Dalam pertemuan tersebut, Kaesang bercerita tentang kesulitan yang dihadapi agama minoritas dalam membangun tempat ibadah. “Jadi salah satu persoalan yang berulang kali disinggung adalah sulitnya mendirikan tempat ibadah,” kata Wakil Ketua Direksi PSI Grace Natalie saat ditemui di Banten, Selasa (2/1). Baca Juga: Anies -Muhaimin menjanjikan kemudahan mendirikan rahmat beribadah mengatakan ada data tidak resmi yang disampaikan salah satu tokoh lintas agama yang hadir yang menyebutkan bahwa sebagian besar rumah ibadah minoritas di Tangerang kemungkinan besar tidak memiliki izin. Sebab, sulitnya mendapatkan izin. Padahal, menurut data tidak resmi dari salah satu tokoh, kemungkinan sebagian besar atau hampir seluruh tempat ibadah kelompok minoritas tidak memiliki izin karena sulitnya mendapatkan izin, ujarnya. Baca juga: Bawaslu undang Gibran usai pernyataan 3 politikus PAN. Untuk itu, kata Grace, PSI berkomitmen memperjuangkan kesederhanaan pendirian tempat ibadah. Partainya akan terus memperjuangkannya. Oleh karena itu, kami tegaskan komitmen PSI tadi bahwa PSI tidak berubah dibandingkan dulu hingga saat ini, akan selalu memperjuangkan kesederhanaan mendirikan tempat ibadah, kesederhanaan beribadah, itulah yang akan terus menjadi perjuangan PSI. ,” dia berkata. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman, Direksi PSI Isyana Bagoes Oka, dan Ketua DPW PSI Banten M Hafiz Ardianto. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke wilayah Banten. Kaesang harus mengunjungi Kabupaten Tanggerang, Kota Tanggerang, Kota Tangsel, Kota Serang, dan Kabupaten Serang. (Semut/P-3)

PRESIDEN DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bertemu dengan tokoh lintas agama di Kota Tangerang, Banten. Dalam pertemuan tersebut, Kaesang bercerita tentang kesulitan yang dihadapi agama minoritas dalam membangun tempat ibadah.

Bacaan Lainnya

“Jadi salah satu persoalan yang berulang kali disinggung adalah sulitnya mendirikan tempat ibadah,” kata Wakil Ketua Direksi PSI Grace Natalie saat ditemui di Banten, Selasa (2/1).

Anies-Muhaimin menjanjikan kemudahan pendirian tempat ibadah

Grace mengatakan, ada informasi tidak resmi yang disampaikan salah satu tokoh lintas agama yang hadir yang menyebutkan sebagian besar rumah ibadah minoritas di Tangerang kemungkinan besar tidak memiliki izin. Sebab, sulitnya mendapatkan izin.

Padahal, menurut data tidak resmi dari salah satu tokoh, kemungkinan sebagian besar atau hampir seluruh tempat ibadah kelompok minoritas tidak memiliki izin karena sulitnya mendapatkan izin, ujarnya.

Gibran dipanggil Bawaslu usai pernyataan 3 politikus PAN

Untuk itu, kata Grace, PSI berkomitmen memperjuangkan kesederhanaan pendirian tempat ibadah. Partainya akan terus memperjuangkannya.

Oleh karena itu, kami tegaskan komitmen PSI tadi bahwa PSI tidak berubah dibandingkan dulu hingga saat ini, akan selalu memperjuangkan kesederhanaan mendirikan tempat ibadah, kesederhanaan beribadah, itulah yang akan terus menjadi perjuangan PSI. ,” dia berkata.

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman, Direksi PSI Isyana Bagoes Oka, dan Ketua DPW PSI Banten M Hafiz Ardianto.

Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke wilayah Banten. Kaesang harus mengunjungi Kabupaten Tanggerang, Kota Tanggerang, Kota Tangsel, Kota Serang, dan Kabupaten Serang. (Semut/P-3)

Kaesang, putra Presiden Joko Widodo, berkomitmen untuk memperjuangkan kemudahan akses tempat ibadah. Dia berharap semua orang dapat dengan mudah menemukan dan mengakses tempat ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing. Dengan upayanya, Kaesang berharap masyarakat dapat lebih bebas dalam menjalankan ibadah mereka.

Source

Pos terkait