Imigrasi Surabaya dan Universitas Airlangga Gelar Pendidikan

Imigrasi Surabaya dan Universitas Airlangga Gelar Pendidikan

Topautopay.com – Imigrasi Surabaya bekerjasama dengan Universitas Airlangga untuk menyelenggarakan pendidikan bagi para imigran. Program ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan bagi imigran yang tinggal di Surabaya. Dengan ini, diharapkan imigran dapat beradaptasi dan berkontribusi lebih baik dalam masyarakat.

Selain sebagai kota pahlawan, Surabaya juga dikenal sebagai kota pelajar. Banyak perguruan tinggi di kota ini yang juga mengundang dan mendatangkan banyak mahasiswa asing ke Surabaya, hal ini juga menjadi tantangan bagi Imigrasi Surabaya untuk dapat memantau dan menegakkan hukum keimigrasian. Sehubungan dengan itu, sebagai bentuk preventif terhadap penyalahgunaan izin tinggal oleh mahasiswa asing, Imigrasi Surabaya mengadakan kegiatan sosialisasi pendidikan pada Kamis (23 November). Baca Juga: Perayaan Dies Natalis ke-69 Universitas Airlangga Kembali Libatkan Masyarakat Lokal Dalam tiga tahun terakhir, jumlah mahasiswa asing yang kuliah di Surabaya terus bertambah. Pada tahun 2021 jumlah mahasiswa asing sebanyak 248 orang, jumlah tersebut akan meningkat menjadi 255 mahasiswa asing pada tahun 2022. Pada tahun 2023, total mahasiswa asing yang terdaftar di Kota Pahlawan sebanyak 276 orang. Kepala Kantor Imigrasi Surabaya Chicco A. Muttaqin menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan informasi yang jelas dan akurat mengenai izin tinggal imigrasi bagi mahasiswa asing. Staf selalu terbuka untuk membantu dan menjawab pertanyaan seputar izin tinggal imigrasi bagi mahasiswa asing. Baca juga: 450 peserta lolos seleksi nasional kompetisi wirausaha Diplomat Success Challenge “Mohon disampaikan segala pertanyaan dan masukannya agar kita bisa tumbuh bersama dan tercipta hubungan yang harmonis antara mahasiswa asing, lembaga pendidikan, dan kantor imigrasi,” tegasnya. Di sisi lain, Kepala Divisi Imigrasi Jatim Herdaus mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan izin tinggal. “Kegiatan ini penting karena semakin banyak mahasiswa asing yang menuntut ilmu di wilayah Surabaya,” ujar Kepala Bagian Imigrasi Kanwil Kemenkum HAM Jatim Herdaus yang membuka kegiatan Imigrasi Surabaya Goes To Campus di Hotel JW Marriot Surabaya. Baca Juga: Imigrasi Surabaya Berangkatkan Rombongan Pertama Calon Jamaah Haji Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi Eko Budianto selaku keynote speaker mengatakan, kegiatan sosialisasi rutin seperti saat ini merupakan langkah yang sangat penting untuk memahami dan meningkatkan strategi. peran humas dalam penyebaran informasi keimigrasian. Terutama dalam hal peraturan imigrasi. “Apa yang dilakukan Kantor Imigrasi Surabaya bersama Kepala Kantor Imigrasi Jawa Timur ini merupakan langkah yang baik untuk memberikan informasi peraturan keimigrasian khususnya bagi pelajar asing dan membuka saluran dialog dua arah,” kata Sekjen Eko Budianto. . Baca Juga: Jadi Joki Tes Bahasa Inggris, WN China Ditangkap Imigrasi Surabaya. Turut serta sebagai pendamping dalam kegiatan ini adalah Kepala Departemen Izin Tinggal Imigrasi, Mas Djoko Ardiyanto, Koordinator Departemen Imigrasi dan Dukungan Internasional Unair, dr. Ph.D. Astri Dewayani, serta Kepala Badan Resmi Pendidikan Tinggi Wilayah VII, Prof. Dyah Sawitri, SE, MM. Selain untuk menyebarluaskan informasi, acara ini diharapkan juga menjadi saluran masukan dari dunia pendidikan tinggi khususnya terkait pengurusan izin tinggal mahasiswa asing. (RO/S-4).

Selain sebagai kota pahlawan, Surabaya juga dikenal sebagai kota pelajar. Banyak universitas di kota ini juga mengundang dan mendatangkan banyak mahasiswa asing ke Surabaya.

Bacaan Lainnya

Hal ini juga menjadi tantangan bagi Imigrasi Surabaya untuk dapat melakukan pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian.

Sehubungan dengan itu, sebagai bentuk pencegahan penyalahgunaan izin tinggal oleh mahasiswa asing, Imigrasi Surabaya mengadakan kegiatan edukasi sosialisasi pada Kamis (23 November).

Perayaan Dies Natalis ke-69 Universitas Airlangga kembali melibatkan masyarakat sekitar

Selama tiga tahun terakhir, jumlah mahasiswa asing yang belajar di Surabaya terus meningkat. Pada tahun 2021 jumlah mahasiswa asing sebanyak 248 orang, jumlah tersebut akan meningkat menjadi 255 mahasiswa asing pada tahun 2022. Pada tahun 2023, total mahasiswa asing yang terdaftar di Kota Pahlawan sebanyak 276 orang.

Kepala Kantor Imigrasi Surabaya Chicco A. Muttaqin menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan informasi yang jelas dan akurat mengenai izin tinggal keimigrasian bagi mahasiswa asing. Staf selalu terbuka untuk membantu dan menjawab pertanyaan seputar izin tinggal imigrasi bagi pelajar internasional.

Sebanyak 450 peserta lolos tahap seleksi nasional kompetisi kewirausahaan Diplomat Success Challenge

“Kami mohon Saudara menyampaikan segala pertanyaan dan masukan agar kita dapat tumbuh bersama dan menciptakan hubungan yang harmonis antara mahasiswa asing, lembaga pendidikan, dan kantor imigrasi,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Divisi Imigrasi Jatim Herdaus mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan izin tinggal.

“Kegiatan ini penting karena semakin banyak mahasiswa asing yang menuntut ilmu di wilayah Surabaya,” ujar Kepala Bagian Imigrasi Kanwil Kemenkum HAM Jatim Herdaus yang membuka kegiatan Imigrasi Surabaya Goes To Campus di Hotel JW Marriot Surabaya.

Imigrasi Surabaya meninggalkan rombongan calon jamaah haji pertama yang berangkat haji

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi Eko Budianto selaku keynote speaker mengatakan kegiatan sosialisasi rutin seperti saat ini merupakan langkah yang sangat penting untuk memahami dan meningkatkan peran strategis humas dalam sosialisasi keimigrasian. . Terutama dalam hal peraturan imigrasi.

“Apa yang dilakukan Kantor Imigrasi Surabaya bersama Kepala Kantor Imigrasi Jawa Timur ini merupakan langkah yang baik untuk memberikan informasi peraturan keimigrasian khususnya bagi pelajar asing dan membuka saluran dialog dua arah,” kata Sekjen Eko Budianto. .

Menjadi test jockey bahasa Inggris, warga negara China yang ditahan imigrasi di Surabaya

Turut berperan sebagai pendamping dalam kegiatan ini adalah Kepala Departemen Izin Tinggal Imigran, Mas Djoko Ardiyanto, Koordinator Departemen Imigrasi dan Dukungan Internasional Unair, Ph.D. Astri Dewayani, serta Kepala Badan Resmi Pendidikan Tinggi Wilayah VII, Prof. Dyah Sawitri, SE, MM.

Selain untuk menyebarluaskan informasi, acara ini diharapkan juga menjadi saluran masukan dari dunia pendidikan tinggi khususnya terkait pengurusan izin tinggal mahasiswa asing. (RO/S-4).

Imigrasi Surabaya dan Universitas Airlangga bekerja sama dalam menyelenggarakan program pendidikan bagi imigran. Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi imigran di Surabaya dan sekitarnya.

Source

Pos terkait