Hakim menolak menghentikan keputusannya untuk menahan Georgia

Hakim menolak menghentikan keputusannya untuk menahan Georgia

Topautopay.com – Hakim menolak menghentikan keputusannya untuk menahan Georgia. Keputusan ini merupakan langkah penting dalam menjaga keadilan dan keamanan masyarakat. Keputusan tersebut berdasarkan bukti yang cukup kuat yang memperlihatkan keterlibatan Georgia dalam tindak kriminal yang serius.

Hot News—

Bacaan Lainnya

Hakim Distrik AS Steve Jones menolak permintaan Mark Meadows, mantan kepala staf Gedung Putih Donald Trump, untuk menunda keputusannya untuk tidak memindahkan kasus subversi pemilu Georgia ke pengadilan federal.

Meadows telah meminta hakim federal untuk mengeluarkan penundaan darurat sehingga dia dapat menghindari kemungkinan dihukum di pengadilan negara bagian sementara dia masih berjuang untuk memindahkan kasusnya ke pengadilan federal.

Jones tidak bergerak. “Klaim Meadows bahwa dia akan mengalami kerugian yang tidak dapat diperbaiki karena kemungkinan diadili bulan depan tidak cukup untuk menopang bebannya dalam mencari izin tinggal darurat. Belum ada tanggal persidangan yang ditetapkan untuk Meadows dan dia mengakui bahwa tidak ada jaminan bahwa dia akan diadili pada bulan Oktober.”

Penolakan Jones atas permintaan Meadows memicu perselisihan di Pengadilan Banding Sirkuit AS ke-11, pengadilan federal yang berhaluan konservatif yang mendengarkan bandingnya. Meadows juga meminta perintah darurat dari Sirkuit ke-11 yang akan menunda keputusan Jones sementara banding selesai.

Meadows berpendapat bahwa dakwaan terhadap dirinya harus dipindahkan ke pengadilan federal, di mana ia akan berusaha agar dakwaan tersebut dibatalkan berdasarkan kekebalan federal yang dalam beberapa keadaan juga berlaku bagi terdakwa yang diadili atas tindakan mereka saat menjabat sebagai pejabat federal.

Jones, yang ditunjuk oleh Obama, pekan lalu memutuskan bahwa Meadows belum mengatasi rintangan hukum untuk memindahkan kasus ini ke pengadilan federal.

Jaksa Wilayah Fulton County Fani Willis menentang permintaan Meadows untuk menunda hukumannya, dan mengatakan kepada hakim pada hari Selasa bahwa Meadows melebih-lebihkan kekhawatirannya bahwa dia dapat diadili, dihukum dan dipenjarakan di pengadilan negara bagian sementara banding federal sedang menunggu.

Sirkuit ke-11 menetapkan jadwal jalur cepat untuk perintah darurat yang diminta Meadows dari pengadilan banding, dengan batas waktu Rabu untuk pengajuan yang diminta dari kedua belah pihak.

Meadows didakwa melakukan pemerasan dan meminta pegawai negeri untuk melanggar sumpah sebagai bagian dari kasus besar-besaran terhadap upaya untuk membatalkan hasil pemilihan presiden Georgia tahun 2020. Dia telah mengaku tidak bersalah.

Penolakan hakim untuk menghentikan keputusannya menahan Georgia menunjukkan komitmennya terhadap keadilan dan penegakan hukum yang adil. Keputusan ini menunjukkan bahwa hakim menganggap ada cukup bukti dan alasan untuk menahan Georgia, dan dia memiliki keyakinan bahwa keputusannya akan berkontribusi pada proses hukum yang adil dan objektif.

Source

Pos terkait