Frankie Rosiles berusia 10 tahun ketika peluru nyasar merenggut nyawanya.

Frankie Rosiles berusia 10 tahun ketika peluru nyasar merenggut nyawanya.

Topautopay.com – Frankie Rosiles berusia 10 tahun kehilangan nyawanya secara tragis ketika peluru nyasar merenggut hidupnya. Insiden ini adalah peringatan berat akan bahaya senjata api dan perlunya kesadaran masyarakat terhadap ancaman yang dihadapi anak-anak kita setiap hari. Kejadian ini menggugah kita semua untuk terus berjuang demi perlindungan dan keamanan generasi penerus.

Catatan Editor: Kisah ini adalah bagian dari serangkaian profil pemuda Amerika yang terbunuh tahun ini karena senjata, yang merupakan penyebab utama kematian anak-anak di Amerika. Baca lebih lanjut tentang proyek ini di sini.

Bacaan Lainnya

Hot News—

Meskipun Frank Rosiles yang berusia 10 tahun sudah tidak ada lagi, sahabatnya sering memikirkannya.

Frank dan Trevon Alfred bertemu di taman kanak-kanak dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka bersama—di dalam dan di luar kelas—hingga kelas empat. “Dia adalah sahabatku yang nomor satu,” kata Trevon, mengingat jalan-jalan mereka di taman bersama, mobil mainan yang mereka tukarkan, dan bagaimana Frank menghiburnya dengan menanyakan pertanyaan konyol saat dia merasa sedih.

Yang dia dapatkan dari temannya sekarang hanyalah patung Superman yang pernah diberikan Frank kepadanya dan foto yang dia simpan di samping tempat tidurnya.

“Setiap hari ketika saya bangun, saya melihat foto itu dan saya hanya memikirkan saat dia masih bersama kami,” kata Trevon kepada Hot News. “Dan begitulah caraku menjalani hari ini.”

Frank Rosiles — dipanggil “Frankie” oleh orang yang dicintainya — terbunuh oleh peluru nyasar dalam penembakan saat berkendara saat bermain dengan sepupunya di rumah pamannya di Olivehurst, California, pada 5 Februari, Distrik Kabupaten Yuba Kata kantor kejaksaan. Peluru memantul dari pintu depan rumah dan meja pingpong sebelum mengenai perut Frankie, kata kantor tersebut. Dalam waktu 40 menit, dia dinyatakan meninggal.

Dia termasuk di antara lebih dari 1.300 anak-anak dan remaja yang terbunuh oleh senjata api sejauh ini pada tahun 2023, menurut Arsip Kekerasan Senjata. Senjata api menjadi pembunuh anak-anak dan remaja nomor satu di Amerika pada tahun 2020, melampaui kecelakaan lalu lintas, yang telah lama menjadi penyebab utama kematian di kalangan remaja Amerika, menurut data federal.

Frankie Rosiles, a 10-year-old boy, tragically lost his life when a stray bullet took him from this world too soon. The heartbreaking incident serves as a reminder of the urgent need to address the issue of gun violence that continues to claim innocent lives. Frankie’s story should ignite a call to action for stricter gun control measures and a safer future for our children.

Source

Pos terkait