FiberStar menargetkan 2,9 juta gateway rumah pada tahun 2024

FiberStar Targetkan 2,9 Juta Homepass di 2024

Topautopay.com – FiberStar, penyedia layanan internet berkecepatan tinggi, menargetkan untuk menghubungkan 2,9 juta gateway rumah pada tahun 2024. Dengan infrastruktur yang kuat dan komitmen untuk memberikan akses internet yang cepat dan stabil, FiberStar bertujuan untuk memperluas jangkauan layanannya dan membawa manfaat teknologi kepada lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia.

FIBERSTAR, salah satu penyedia infrastruktur serat optik, berkomitmen mendukung pertumbuhan pengembangan jaringan serat optik di Indonesia. Keunggulannya antara lain jaringan yang netral, cepat, stabil, memiliki tingkat keamanan yang tinggi serta cakupan nasional yang strategis untuk wilayah perkotaan dan regional. Pencapaian FiberStar di Homepass pada akhir tahun 2023 telah mencapai 1,9 juta Homepass yang tersebar di 135 kota dan 17 provinsi. Dari Pulau Sumatera Jawa-Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan hingga Sulawesi Selatan. “FiberStar telah mengambil inisiatif untuk menambah 1 juta home pass pada tahun 2024. Hingga akhir tahun 2024, Fiberstar menargetkan total 2,8 juta home pass,” kata Manajer Cabang Fiberstar Jawa Barat Andri Martian, Kamis (14/12). Di Jabar, capaian homepass hingga November 2023 sebanyak 180.000 unit di 8 kota yang ada. Wilayah Jawa Barat berencana menambah 150.000 home pass dibandingkan tahun ini. Perencanaan ini juga akan didukung dengan penambahan 4 kabupaten dengan total 12 kota. Guna meningkatkan keandalan jaringan dan memodernisasi backbone jaringan, pada tahun 2023 Fiberstar akan menyelesaikan modernisasi dan integrasi backbone jaringan Jawa-Bali onshore dan melalui kabel bawah laut Jakarta-Surabaya dengan teknologi Ason dari Huawei. Dengan terintegrasinya jaringan kabel darat dan kabel laut, tambah Andri, memungkinkan pemulihan jaringan secara cerdas jika terjadi gangguan pada salah satu jalur kabel serat optik. Oleh karena itu, gangguan layanan dapat diminimalkan dan keandalan jaringan dapat ditingkatkan. “Teknologi yang sama juga telah diterapkan pada jaringan antar data center di Jabodetabek yang berkapasitas tinggi. Modernisasi dengan teknologi terkini diperlukan semata-mata demi kepuasan pengguna setia kami,” tambah Head of Network Development Fiberstar, Irawan Delfi. Andri Martian mengatakan selain tujuan homepass, ada beberapa tujuan lain yang harus dicapai dari usahanya untuk menjadi salah satu penyedia jaringan telekomunikasi terkemuka.Perusahaan akan selalu berkontribusi dalam percepatan perkembangan Internet di Indonesia, sehingga tersebar merata dan memudahkan pengguna dalam mengakses informasi di seluruh pelosok tanah air.(SG)

FIBERSTAR, salah satu penyedia infrastruktur serat optik, berkomitmen mendukung pertumbuhan pengembangan jaringan serat optik di Indonesia. Keunggulannya antara lain jaringan yang netral, cepat, stabil, memiliki tingkat keamanan yang tinggi serta cakupan nasional yang strategis untuk wilayah perkotaan dan regional.

Bacaan Lainnya

Pencapaian FiberStar di Homepass pada akhir tahun 2023 telah mencapai 1,9 juta Homepass yang tersebar di 135 kota dan 17 provinsi. Dari Pulau Sumatera Jawa-Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan hingga Sulawesi Selatan.

“FiberStar telah mengambil inisiatif untuk menambah 1 juta home pass pada tahun 2024. Hingga akhir tahun 2024, Fiberstar menargetkan total 2,8 juta home pass,” kata Manajer Cabang Fiberstar Jawa Barat Andri Martian, Kamis (14/12).

Di Jabar, capaian homepass hingga November 2023 sebanyak 180.000 unit di 8 kota yang ada. Wilayah Jawa Barat berencana menambah 150.000 home pass dibandingkan tahun ini. Perencanaan ini juga akan didukung dengan penambahan 4 kabupaten dengan total 12 kota.

Guna meningkatkan keandalan jaringan dan memodernisasi backbone jaringan, pada tahun 2023 Fiberstar akan menyelesaikan modernisasi dan integrasi backbone jaringan Jawa-Bali di darat dan melalui kabel bawah laut Jakarta-Surabaya dengan teknologi Ason dari Huawei.

Dengan terintegrasinya jaringan kabel darat dan kabel laut, tambah Andri, memungkinkan pemulihan jaringan secara cerdas jika terjadi gangguan pada salah satu jalur kabel serat optik. Oleh karena itu, gangguan layanan dapat diminimalkan dan keandalan jaringan dapat ditingkatkan.

“Teknologi yang sama juga telah diterapkan pada jaringan antar data center di Jabodetabek yang berkapasitas tinggi. Modernisasi dengan teknologi terkini diperlukan semata-mata demi kepuasan pelanggan setia kami,” tambah Head of Network Development Fiberstar, Irawan Delfi.

Andri Martian mengatakan, selain tujuan homepass, ada beberapa tujuan lain yang harus dicapai dari sisi bisnis. “Kami juga bertujuan untuk meningkatkan layanan purna jual kepada pelanggan dan mitra,” ujarnya.

Ia berharap dengan penambahan homepass dan modernisasi jaringan FiberStar, ia akan menjadi salah satu penyedia jaringan telekomunikasi terkemuka. Perusahaan akan selalu berkontribusi dalam percepatan perkembangan Internet di Indonesia agar merata dan memudahkan pengguna dalam mengakses informasi di seluruh pelosok tanah air. (SG)

FiberStar berencana menjangkau 2,9 juta gateway rumah pada tahun 2024. Dengan layanan internet berkecepatan tinggi dan koneksi yang stabil, FiberStar akan terus berupaya memperluas jangkauannya dan menghadirkan teknologi terkini ke setiap rumah di Indonesia. Dukungan penuh dari pelanggan diharapkan mampu mewujudkan target ini.

Source

Pos terkait