Fakta Singkat Tentang Mardi Gras | Hot News

Fakta Singkat Tentang Mardi Gras |  CNN

Topautopay.com – Mardi Gras adalah festival tahunan di New Orleans yang menampilkan pawai, kostum, dan musik. Festival ini bermula sebagai tradisi prapaskah oleh penjajah Perancis pada abad ke-17. Mardi Gras menarik jutaan pengunjung setiap tahun dan menjadi perayaan kultural yang terkenal di Amerika Serikat.

Hot News—

Bacaan Lainnya

Berikut penampakan Mardi Gras, perayaan yang diadakan sehari sebelum Prapaskah dimulai pada Rabu Putih.

Februari 13 Agustus 2024 Mardi Gras (Selasa Gemuk).

6 Januari – Perayaan musim karnaval dimulai pada tanggal ini setiap tahun dan berlanjut hingga tengah malam pada Selasa Gemuk.

Mardi Gras, bahasa Prancis untuk Fat Tuesday, juga dikenal sebagai Shrove Tuesday.

Mardi Gras adalah hari terakhir musim karnaval.

Karnaval meliputi pesta dansa, pesta dan parade dengan marching band dan penari berkostum.

Warna Mardi Gras adalah ungu (keadilan), emas (kekuatan) dan hijau (iman).

Klub sosial yang disebut “Krewes” menyelenggarakan parade, pesta dansa, dan pesta.

Selama parade, anggota krewe melemparkan berbagai pernak-pernik kepada penonton, antara lain kalung manik, doubloon, mug, dan boneka binatang.

Terpisah dari krewes, parade jalanan Mardi Gras Indian, Baby Dolls, dan Northside Skull and Bone Gang adalah tradisi lama Karnaval Hitam New Orleans.

Mardi Gras adalah hari libur di 29 paroki Louisiana dan dua kabupaten di Alabama. Ini adalah hari libur di Florida untuk semua wilayah yang memiliki asosiasi karnaval dan dapat menyatakannya sebagai hari libur, bukan hari libur negara bagian lainnya di wilayah Mississippi.

1703 – Perayaan Mardi Gras pertama diadakan di Mobile, Alabama.

1837 – Parade Mardi Gras pertama yang tercatat di New Orleans.

1857 – Untuk pertama kalinya, kendaraan hias muncul di parade New Orleans.

1896 – Kelompok putri pertama, Les Mysterieuses, melempar bola tetapi tidak berparade.

1916 – Klub Kesejahteraan dan Kesenangan Zulu, krewe Afrika-Amerika pertama, didirikan.

1918-1919 – Parade dan pesta Mardi Gras dibatalkan karena Perang Dunia I dan pandemi influenza.

1941 – Venus adalah kelompok perempuan pertama yang berparade di New Orleans.

1942-1945 – Perayaan resmi Mardi Gras dibatalkan selama Perang Dunia II.

1973 – Zulu menjadi kelompok parade pertama yang mengintegrasikan keanggotaannya secara rasial.

1992 – Dewan Kota New Orleans mengeluarkan peraturan yang melarang diskriminasi dalam keanggotaan krew parade Mardi Gras. Tiga kelompok menunda parade mereka sebagai protes terhadap upaya integrasi.

2004 – Conde Explorers menjadi marching band terintegrasi pertama di Mobile.

2017-2018 – Karena banjir yang berlebihan dan saluran air badai yang tersumbat, Kota New Orleans membuang lebih dari 93.000 pon bola Mardi Gras dari lima blok saluran air kota. Menjelang perayaan Mardi Gras 2019, kota ini mengerahkan “teman selokan” untuk mencegah pernak-pernik masuk ke saluran air.

2021 – Parade karnaval tidak diperbolehkan karena pandemi virus corona, namun karena Mardi Gras adalah hari libur keagamaan, maka tidak dapat dibatalkan. Menurut situs web Krew of House Floats, lebih dari 2.600 penduduk New Orleans bergabung dengan Krewe of House Floats, mengubah rumah mereka menjadi versi kendaraan hias yang tidak bergerak sebagai cara untuk merayakannya dengan aman.

Mardi Gras adalah perayaan tahunan di New Orleans yang penuh warna dan kegembiraan. Tradisi ini diisi dengan parade, musik, tarian, dan pesta jalanan. Mardi Gras juga dikenal sebagai “Fat Tuesday” yang menandai akhir dari masa makan berlebihan sebelum masa Puasa. Acara ini menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya.

Source

Pos terkait