Duta Besar Palestina memperingati pembentukan identitas dan

Duta Besar Palestina memperingati pembentukan identitas dan

Topautopay.com – Duta Besar Palestina merayakan pembentukan identitas dan kemerdekaan Palestina dalam upaya untuk memperingati perjuangan bangsa Palestina. Hal ini merupakan langkah penting dalam upaya untuk melestarikan nilai-nilai sejarah dan kebudayaan Palestina serta memperjuangkan hak-hak mereka di dunia Internasional.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun mengatakan, peringatan 59 tahun revolusi itulah yang membentuk jati diri bangsa Palestina dan menandai dimulainya perjuangan rakyat Palestina. “Revolusi ini pertama kali dipimpin oleh pemimpin kami Yasser Arafat, dan hingga saat ini dilanjutkan oleh pemerintah Palestina di bawah kepemimpinan Mahmoud Abbas,” kata Al-Shun pada peringatan 59 tahun berdirinya Partai Fatah di DPR-RI. Kantor Duta Besar Palestina, Jakarta, Sabtu (113) menambahkan, negaranya saat ini sedang dalam kesulitan karena kejamnya genosida yang dilakukan Israel, mereka bertindak di luar hukum dan melakukan hal-hal yang tidak terpuji. “Mereka melakukan pembersihan etnis dan genosida di seluruh wilayah Palestina, baik di Gaza maupun Tepi Barat,” ujarnya. Baca juga: Warga Inggris Luncurkan Petisi untuk Usir Duta Besar Israel Namun, rakyat Palestina tetap teguh, sabar, dan gigih dalam tekad meraih kemerdekaan. “Kita akan terus berjuang hingga kita memperoleh kemerdekaan. Hingga tanah Palestina kembali kepada pemiliknya yaitu bangsa Palestina,” sambungnya. Baca juga: Di Yogyakarta, Ribuan Masyarakat Gelar Aksi 100 Hari Genosida Israel Kemerdekaan, Perjuangkan Kehormatan dan Martabatnya. “Kami tahu segalanya. Bagaimana pemimpin seperti Yasser Arafat melakukannya, tidak pernah lelah dan tidak pernah menyerah dalam memperjuangkan kemerdekaan, kemerdekaan Palestina,” ujarnya. Peristiwa ini juga harus menjadi penanda bahwa Palestina benar-benar serius dalam memperjuangkan dan mencapai tujuannya. “Dan sejauh ini, dengan izin Allah, kita melihat betapa kuatnya bangsa Palestina menghadapi segala persoalan, segala kengerian, kehancuran, segala serangan yang dilakukan Zionisme Israel selama hampir tiga bulan dan masih tetap bertahan. berjuang, mereka masih berdiri tegak,” katanya. Ia melihat Palestina semakin mendapat dukungan dari seluruh belahan dunia. Ini kemajuan yang luar biasa. “Perjuangan ini harus kita ikuti hingga Palestina memperoleh kemerdekaannya. Dan Yerusalem Timur adalah ibu kota negara itu,” jelasnya. Kesempatan ini ia gunakan untuk menegaskan kembali dukungan pemerintah Indonesia terhadap perjuangan Palestina. Meski sangat sulit untuk dilawan, namun inilah saatnya untuk mencapai puncak. “Yang pertama adalah untuk menghentikan segala kekerasan yang terjadi di lapangan. Yang kedua adalah memungkinkan datangnya bantuan kemanusiaan ke Gaza dan yang ketiga adalah saat yang tepat untuk merevitalisasi perundingan damai dan mengatasi akar masalahnya, bagaimana Palestina memperoleh kemerdekaan berdasarkan dua solusi dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya, dengan mempertimbangkan seluruh konflik internasional. parameternya,” jelasnya. Hal ini sangat penting karena harus mengingatkan dunia bahwa permasalahan Palestina belum selesai dan kini saatnya kita bersama-sama mendukung Palestina. “Kita selalu mendukung perjuangan Palestina. Kami siap melakukan yang terbaik untuk bersinergi dengan saudara-saudara kita di Palestina,” tegasnya. Ia menambahkan pesan kuat bahwa Indonesia akan selalu mendukung cita-cita kemerdekaan Palestina. Hal ini juga merupakan cita-cita aliansi agar Palestina selamanya merdeka. dari penjajahan, penyerangan dan penyiksaan apapun, dalam bentuk apapun. “Kita doakan insya Allah Palestina akan merdeka seperti lagu Palestina Merdeka. Dan menjadi negara yang bermartabat dan bebas,” tutupnya. (Fer/Z-7)

Bacaan Lainnya

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun mengatakan, peringatan 59 tahun revolusi itulah yang membentuk jati diri bangsa Palestina dan menandai dimulainya perjuangan rakyat Palestina.

“Revolusi ini pertama kali dipimpin oleh pemimpin kami Yasser Arafat, dan hingga saat ini dilanjutkan oleh pemerintah Palestina di bawah kepemimpinan Mahmoud Abbas,” kata Al-Shun pada peringatan 59 tahun berdirinya Partai Fatah di DPR-RI. Kantor Duta Besar Palestina, Jakarta, Sabtu (113).

Ia menambahkan, negaranya saat ini sedang dalam masalah karena genosida kejam yang dilakukan Israel, mereka bertindak di luar batas hukum dan melakukan hal-hal yang tidak terpuji. “Mereka melakukan pembersihan etnis dan genosida di seluruh wilayah Palestina, baik di Gaza maupun Tepi Barat,” ujarnya.

Warga Inggris melancarkan petisi untuk mengusir duta besar Israel

Meski demikian, rakyat Palestina tetap teguh, sabar dan gigih dalam tekadnya untuk meraih kemerdekaan.

“Kita akan terus berjuang hingga kita memperoleh kemerdekaan. Hingga tanah Palestina kembali kepada pemiliknya yaitu bangsa Palestina,” sambungnya.

Di Yogyakarta, ribuan orang menggelar aksi 100 hari genosida Israel

Sementara itu, Direktur Timur Tengah Kemlu Bagus Hendraning Kobarsyih mengatakan peringatan ini sangat penting karena baru kali ini Palestina dan Fatah meresmikan gerakan memperjuangkan kemerdekaan, memperjuangkan kehormatannya. dan martabat.

“Kami tahu segalanya. Bagaimana pemimpin seperti Yasser Arafat melakukannya, tidak pernah lelah dan tidak pernah menyerah dalam memperjuangkan kemerdekaan, kemerdekaan Palestina,” ujarnya.

Peristiwa ini juga harus menjadi penanda bahwa Palestina benar-benar serius dalam memperjuangkan dan mencapai tujuannya.

“Dan sejauh ini, dengan izin Allah, kita melihat betapa kuatnya bangsa Palestina menghadapi segala persoalan, segala kengerian, kehancuran, segala serangan yang dilakukan Zionisme Israel selama hampir tiga bulan dan masih tetap bertahan. berjuang, mereka masih berdiri tegak,” katanya.

Ia melihat Palestina semakin mendapat dukungan dari seluruh belahan dunia. Ini merupakan kemajuan yang luar biasa. “Perjuangan ini harus kita ikuti sampai Palestina merdeka. Dan Yerusalem Timur adalah ibu kota negara itu,” jelasnya.

Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk menegaskan kembali dukungan pemerintah Indonesia terhadap perjuangan Palestina. Meski sangat sulit untuk dilawan, inilah saatnya untuk mencapai puncak.

“Yang pertama adalah menghentikan semua kekerasan yang terjadi di lapangan. Yang kedua adalah mengizinkan bantuan kemanusiaan mencapai Gaza dan yang ketiga adalah waktu untuk merevitalisasi perundingan perdamaian dan mengatasi akar masalahnya, bagaimana Palestina memperoleh kemerdekaan berdasarkan pada dua solusi dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya dengan mempertimbangkan semua parameter internasional,” jelasnya.

Hal ini sangat penting karena ia harus mengingatkan dunia bahwa permasalahan Palestina belum selesai dan kini saatnya kita bahu-membahu mendukung Palestina. “Kami selalu mendukung perjuangan Palestina. Kami siap melakukan yang terbaik untuk bersinergi dengan saudara-saudara kita di Palestina,” tegasnya.

Ia menambahkan pesan kuat bahwa Indonesia akan selalu mendukung cita-cita kemerdekaan Palestina. Hal ini juga merupakan cita-cita aliansi agar Palestina selamanya bebas dari segala penjajahan, serangan dan penyiksaan dalam bentuk apapun.

“Kita doakan semoga Palestina mendapatkan kemerdekaannya seperti lagu Palestina Merdeka. Dan menjadi negara yang bermartabat dan merdeka,” tutupnya. (Fer/Z-7)

Duta Besar Palestina merayakan pembentukan identitas dan kebanggaan Palestina. Peringatan tersebut mengingatkan pentingnya mempertahankan warisan budaya dan sejarah bangsa, serta mendorong solidaritas global untuk melindungi hak-hak Palestina. Hal ini menegaskan komitmen untuk memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

Source

Pos terkait