Dompet Dhuafa Lepas 24 Dai Ambassador ke 14 Negara selama

Dompet Dhuafa Lepas 24 Dai Ambassador ke 14 Negara selama

Topautopay.com – Dompet Dhuafa Indonesia (DDI) melepas 24 Dai Ambassador untuk misi kemanusiaan di 14 negara. Mereka akan bertugas selama 1 tahun di negara-negara seperti Palestina, Suriah, dan Rohingya. Tugas mereka adalah memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang kurang mampu di berbagai wilayah konflik. DDI berharap misi ini dapat memberikan manfaat dan mempererat hubungan antar negara dalam upaya kemanusiaan.

Upacara pelepasan 24 duta Islam ke 14 negara selama bulan Ramadan digelar oleh Dompet Dhofa Corps Dai Dompet Dhofa (Cordova).

Bacaan Lainnya

Duta Dai dari Kordoba akan pergi ke berbagai belahan dunia untuk mengabar ke Australia, Thailand, Filipina, Hong Kong, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Noumea, Prancis, Belanda, Taiwan, Timor Leste, Yunani dan Suriname.

Dae Ambassador adalah salah satu program layanan undangan Dampet Dufa. Dengan misi menyasar ummat Islam di luar negeri, dalam dakwah Islam di luar negeri, khususnya penguatan Zakat, Infaq, Sadaqah dan Wakaf (ZISWAF).

Rehmat Riazi, Ketua Yayasan Republik Dampat Zahafa mengatakan, pengetahuan tentang ZISWAF di berbagai negara masih rendah, terutama di negara-negara dengan minoritas Muslim, sehingga duta harus menyebarkan ZISWAF dan ajaran Islam secara luas sebagai jembatan.

“Karena harta Zakat ini mungkin masih belum diketahui oleh sebagian warga kita, maka kewajiban Dumfat Zawafa untuk menyebarkannya seluas-luasnya, makanya kami salah satu yang tadi kami sampaikan bahwa Kami ingin ilmu tentang agama, dan juga kami ingin untuk menularkan ajaran ini kepada saudara-saudara kita,” kata Rahmad, Rabu (22/3).

Pada saat yang sama, Direktur Dinas Sosial Dakwah dan Kebudayaan Duma, Profesor Ahmad Shanji, yang menghabiskan satu bulan di luar negeri, berharap dapat menyebarkan nilai-nilai Islam, yang merupakan rahmat bagi dunia, di seluruh dunia. .

Ahmad mengatakan, “Untuk memperkuat pola pikir pendidikan Islam internasional di dunia yang mengglobal, agar Dampt Al-Wafa menjadi bagian dari organisasi Dakwah yang turut memperkuat iman dan Syariah di beberapa negara.”

Diharapkan Dai Ambassador nantinya dapat berjejaring dengan mitra dakwah dan mitra multilateral, sebagai penguatan jaringan Dompet Dofa di tingkat internasional.

Para duta ini juga diharapkan dapat menjelaskan kepada masyarakat nilai-nilai DUMPET DOFA dan konsep ZISWAF yang diimplementasikan dan dikelola melalui 5 pilar program DUMPET DOFA.

“ZISWAF yang dikelola oleh Dampit Zawafa telah mengembangkan model pendekatan program 5 pilar kami, dan yang terpenting bagaimana mitra secara konsisten berpegang pada prinsip-prinsip Wasfia, dan Dampit Zawafa mandiri, netral, non politik, ini adalah nilai-nilainya. Kita harus menyampaikannya kepada masyarakat,” jelas Ahmed.

Acara pembukaan Duta Dai dilakukan dengan penyerahan atribut undangan berupa pin dan jaket Duta Dai yang diserahkan langsung kepada kedua perwakilan Dai oleh Rahman Riazi dan Yait Suprithna.

Salah satu duta besar yang terpilih adalah Ustad Angkus Kusashia yang sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar Australia. Dia akan pergi ke Thailand tahun ini. Dia mengatakan sebagai perwakilan bahwa dia siap untuk mendakwahkan dakwah di luar negeri.

“Kami 24 orang siap untuk menyebarkan dakwah yang pada akhirnya adalah untuk orang-orang, terlepas dari semua perasaan di hati kami, tetapi kami akan menghancurkan mereka, tetapi Insya Allah demi dakwah, keluarga kami akan menghabiskan sebagian waktu Mari kita berangkat. Tapi semoga bulan depan kita istirahat, bersikap profesional, pesan undangan, terutama Zev, doakan kami 24 orang kembali ke rumah, “kata Angkos. (Z-6)

Dompet Dhuafa berhasil melepas 24 dai ambassador ke 14 negara dalam upaya meningkatkan kualitas kemanusiaan dan memetakan potensi konflik. Dalam misi kemanusiaan ini, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk peduli dan berpartisipasi dalam mengatasi berbagai masalah sosial. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam memajukan dunia kemanusiaan.

Source

Pos terkait