6 ‘Prajurit Kristus’ ditangkap karena pelecehan dan pembunuhan

6 'Prajurit Kristus' ditangkap karena pelecehan dan pembunuhan

Topautopay.com – Enam anggota kelompok yang dikenal sebagai “Prajurit Kristus” telah ditangkap karena dugaan pelecehan seksual dan pembunuhan. Kejahatan mereka yang dilaporkan telah mengguncang komunitas lokal, dengan banyak orang terkejut oleh tindakan keji mereka. Penangkapan ini menjadi pengingat akan perlunya keadilan dalam menghadapi kejahatan serius seperti ini, dan memberi harapan kepada korban bahwa mereka akan mendapatkan keadilan yang pantas.

Hot News—

Bacaan Lainnya

Enam orang yang mengidentifikasi diri mereka sebagai anggota kelompok agama yang disebut ‘Prajurit Kristus’ telah ditangkap sehubungan dengan kematian seorang wanita Korea Selatan yang dipukuli dan kelaparan di Georgia, kata pihak berwenang.

Korbannya adalah seorang wanita berusia 20-an atau 30-an dan beratnya sekitar 70 pon ketika dia ditemukan Selasa malam di bagasi mobil yang diparkir di luar Jeju Sauna, spa populer Korea Selatan yang terletak di Duluth, sekitar 25 mil sebelah utara Atlanta, Polisi Daerah Departemen Gwinnett mengumumkan dalam sebuah pernyataan.

Populasi Duluth hampir seperempatnya adalah orang Asia, menurut Biro Sensus AS.

Kantor pemeriksa medis yakin malnutrisi mungkin menjadi faktor penyebab kematian wanita tersebut, namun penyebab pasti kematiannya masih dalam penyelidikan, menurut polisi.

Wanita tersebut diyakini telah dipukuli dan kekurangan gizi selama berminggu-minggu, kata departemen tersebut. Detektif yakin wanita tersebut pindah ke Amerika Serikat dari Korea Selatan musim panas ini “dengan tujuan bergabung dengan organisasi keagamaan,” kata agensi tersebut.

Petugas menemukan wanita itu di bagasi mobil setelah salah satu tersangka, Eric Hyun, 26 tahun, memarkir mobilnya di tempat parkir dan dijemput oleh seorang anggota keluarga, kata polisi.

Hyun kemudian meminta anggota keluarganya untuk mengambil sesuatu dari kendaraannya yang di dalamnya wanita tersebut berada. Ketika seorang anggota keluarga menemukan mayatnya di bagasi, mereka menelepon 911, kata departemen tersebut.

Pihak berwenang kemudian menggeledah rumah yang terhubung dengan kendaraan tempat ditemukannya jasad wanita tersebut. Polisi mengatakan “tentara Kristus” memukul dan menahan korban di dalam rumah sampai dia meninggal, namun tidak menyebutkan secara spesifik kapan wanita tersebut kemungkinan meninggal.

Selain Hyun, para tersangka diidentifikasi oleh polisi sebagai Gawom Lee, 26; Joonho Lee, 26; Hyunji Lee, 25 tahun; dan Juoonhyum Lee, 22 tahun. Salah satu orang yang ditangkap adalah seorang remaja berusia 15 tahun, kata polisi. Hot News tidak menyebutkan nama remaja yang didakwa sebagai orang dewasa.

Mereka semua menghadapi dakwaan pembunuhan berat, pemenjaraan palsu, perusakan bukti dan menyembunyikan kematian orang lain, menurut polisi.

Hot News tidak dapat mengidentifikasi pengacara keenam tersangka untuk dimintai komentar.

Konsulat Korea Selatan di Atlanta menolak mengomentari kasus tersebut ketika dihubungi Hot News.

Salah satu tersangka adalah warga negara Korea Selatan yang berkunjung dengan visa, kata pihak berwenang, sementara yang lainnya adalah warga negara Amerika.

Polisi telah merilis foto-foto ruang bawah tanah, yang tampak menunjukkan ruang penyimpanan cucian dan barang-barang lainnya yang tertumpuk rapi di rak. Karpet ruangan berlumuran darah dalam jumlah besar, yang telah disunting dalam foto yang disediakan oleh departemen.

Pihak berwenang belum merilis nama korban, menunggu pemberitahuan kematiannya kepada keluarganya di Korea Selatan.

Enam ‘Prajurit Kristus’ yang dituduh melakukan pelecehan dan pembunuhan telah ditangkap. Kejahatan yang dilakukan oleh kelompok ini telah menciptakan kegusaran dan kecaman di masyarakat. Langkah-langkah tegas harus diambil untuk memastikan keamanan dan keadilan bagi semua. Kejahatan semacam ini tidak dapat ditoleransi, dan pelakunya harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Source

Pos terkait