24 Januari 2024 Perang Israel-Hamas

24 Januari 2024 Perang Israel-Hamas |  CNN

Topautopay.com – Pada 24 Januari 2024, konflik antara Israel dan Hamas kembali memuncak dengan serangan udara dan peluncuran roket. Perang ini memicu kekhawatiran akan krisis kemanusiaan di Gaza dan provokasi terhadap Israel. Dunia internasional mengutuk kebrutalan serangan tersebut dan menyerukan gencatan senjata segera.

Lusinan perempuan dan anak-anak pengungsi berkumpul di luar Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah di Gaza tengah pada hari Rabu, mengangkat tangan dan meneriakkan gencatan senjata..

Bacaan Lainnya

Berbalut syal dan mantel musim dingin, para pengunjuk rasa membawa plakat yang menargetkan Israel dan Hamas, dengan pesan bertuliskan “Hentikan perang” dan “Bebaskan para tahanan sekarang,” mengacu pada sandera Israel yang disandera saat Hamas mengamuk di Israel. 7 Oktober.

Israel menanggapi serangan itu dengan keras dengan mengepung dan membom Gaza, menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut dan membuat sedikitnya 1,93 juta orang mengungsi, menurut Badan Pengungsi Palestina PBB.

“Kami terpaksa meninggalkan rumah kami. Serangan udara menghantam kepala kami, kerabat kami berada di bawah reruntuhan, mereka terbunuh di depan mata kami, jadi kami melarikan diri,” kata seorang wanita yang enggan disebutkan namanya kepada Hot News. aku sekarat. Saya tidak mau tepung, saya tidak mau kupon, saya ingin pulang ke rumah.”

Kamp-kamp pengungsian besar-besaran bermunculan di seluruh Gaza, tempat penyakit seperti diare, penyakit kuning, dan hepatitis A menyebar karena kepadatan penduduk dan terbatasnya akses terhadap air minum atau sanitasi.

“Kami tidak bisa memberi makan anak-anak kami atau membeli kayu. Kami menuntut gencatan senjata dan kembali ke rumah kami, meskipun mereka terkena serangan. Kami akan membangun kembali mereka,” kata Ismail Hassouna, warga sipil lainnya.
“Kami menentang pemindahan dan pembunuhan politisi, pembunuhan anak-anak dan kelaparan, pencurian bantuan, dan penahanan orang-orang di tenda-tenda tanpa kebutuhan hidup minimum,” tambah Hassouna. “Kami berhak untuk hidup, anak-anak kami berhak untuk hidup.”

Ketika angin musim dingin dan hujan lebat melanda Gaza, Nuha Shaheen mengatakan kepada Hot News bahwa anak-anak “sekarat karena kedinginan.”

“Apa yang tersisa? Cukup, kami ingin pulang.”

Perang Israel-Hamas pada 24 Januari 2024 menyebabkan kerusakan yang luas dan korban jiwa di kedua belah pihak. Meskipun gencatan senjata telah dicapai, konflik ini meninggalkan trauma mendalam bagi warga sipil. Upaya perdamaian dan rekonstruksi menjadi prioritas utama dalam mengatasi konflik yang melibatkan Israel dan Hamas. Semoga kedamaian segera tercapai di wilayah tersebut.

Source

Pos terkait