16 Januari 2024 Perang Israel-Hamas

16 Januari 2024 Perang Israel-Hamas

Topautopay.com – Pada 16 Januari 2024, konflik antara Israel dan Hamas kembali memanas, memicu bentrokan sengit di Jalur Gaza. Serangan udara dari Israel dan serangan roket dari Hamas mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa. Kedua belah pihak saling menyerang, menciptakan ketegangan dan kekhawatiran akan eskalasi konflik lebih lanjut.

Sandera Hamas Yossi Sharabi (kiri) dan Itai Svirsky terlihat dalam video Hamas yang dirilis pada 14 Januari. EyePress/Reuters

Dua warga Israel yang disandera di Gaza sejak 7 Oktober dan ditampilkan dalam video baru-baru ini yang dirilis oleh Hamas telah tewas, menurut pernyataan singkat dari desa asal mereka yang dirilis Selasa.

Bacaan Lainnya

Kibbutz Be’eri mengumumkan kematian Yossi Sharabi dan Itai Svirski dalam pernyataan terpisah yang dirilis di markas besar Forum Keluarga Sandera dan Orang Hilang.

Sharabi, 53, adalah “seorang ayah dan suami yang baik hati dan berbakti, seorang pria keluarga sejati dengan hati yang besar,” kata kibbutz dalam sebuah pernyataan. “Seorang yang baik hati, dia perhatian dan dikenal karena dedikasinya kepada semua orang di sekitarnya.”

Berasal dari Tel Aviv, Sharabi pindah ke Kibbutz Be’eri 30 tahun lalu, “mengikuti jejak saudaranya Eli, karena dia ingin menerima kehidupan komunal di sana,” kata kibbutz.

Dia meninggalkan istri dan ketiga putrinya. Saudara laki-laki Sharabi, Eli, juga diculik dari rumahnya di Kibbutz Be’eri dan masih ditawan oleh Hamas.

Istri dan anak perempuan Eli tewas dalam pembantaian pada 7 Oktober, menurut kibbutz.

Jenazah Sharabi masih ditahan oleh Hamas, kata kibbutz. Mereka meminta pemerintah Israel untuk melakukan segala upaya untuk membawa pulang keluarga Sharabi, serta para sandera lainnya.

Dalam keterangan terpisah, Kibbutz Be’eri juga mengumumkan meninggalnya Itai Svirski.

“Hati kami bersama keluarga dalam penderitaan yang luar biasa,” kata mereka dari kibbutz. Semoga ingatannya diberkati.

Jenazah Svirski juga masih ditahan oleh Hamas, kata kibbutz, sambil menambahkan “kami akan menuntut kepulangannya bersama para korban penculikan kami yang lain.”

Pengumuman kematian kedua pria tersebut terjadi sehari setelah militer Israel menyatakan keprihatinan besar atas nasib mereka setelah Hamas merilis sebuah video yang diklaim menunjukkan mayat mereka.

Menteri Pertahanan Israel mengatakan Hamas melakukan “penyiksaan psikologis” dengan merilis video penyanderaan.

Andrew Carey dari Hot News, Amir Tal dan Ivana Kottasová berkontribusi pada laporan ini.

Pada 16 Januari 2024, Perang Israel-Hamas mencapai puncaknya dengan serangan udara intensif dan pertempuran sengit di Gaza. Ribuan orang tewas dan terluka, sementara bangunan hancur. Upaya perdamaian terus dilakukan, namun situasi tetap tegang. Diperlukan solusi politik yang komprehensif untuk mengakhiri konflik ini.

Source

Pos terkait