13 Februari 2024 Perang Israel-Hamas

13 Februari 2024 Perang Israel-Hamas

Topautopay.com – Pada 13 Februari 2024, konflik antara Israel dan Hamas kembali memanas, menimbulkan ketegangan di Timur Tengah. Bentrokan tersebut didorong oleh ketegangan yang telah berlangsung lama antara kedua pihak, menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.

Samaher Esmail terlihat di foto tak bertanggal. Keluarga Samaher Esmail

Samaher Esmail, seorang warga Palestina-Amerika yang ditahan di Tepi Barat oleh Pasukan Pertahanan Israel, masih belum diberikan akses ke konsulat AS lebih dari seminggu kemudian dan telah dipukuli serta tidak diberi pengobatan di tahanan Israel, kata keluarganya dalam sebuah pernyataan. dirilis Selasa. .

Bacaan Lainnya

Keluarga tersebut mengatakan Esmail, 46, “diseret” dari rumahnya oleh anggota IDF dan “dipukul dengan kejam di tahanan Israel.” Mereka juga mengatakan rumahnya hancur dalam kejadian tersebut.

“Meskipun telah diberikan obat resep sejak dia ditangkap, IDF menolak memberikannya,” kata keluarga tersebut dalam sebuah pernyataan. “Meskipun ada komitmen yang jelas untuk mengizinkan akses konsuler, pemerintah Netanyahu telah menolak permintaan izin harian dari Kedutaan Besar AS untuk mengunjungi Nona Esmail.”

IDF mengkonfirmasi penahanan Esmail, dengan mengatakan dia “ditangkap karena hasutan di media sosial,” namun tidak menanggapi tuduhan pelecehan yang dilakukan oleh keluarga tersebut.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Matt Miller mengatakan dia tidak dapat mengomentari klaim spesifik keluarga tersebut, dengan alasan undang-undang privasi.

Menurut keluarga, Esmail ditahan karena “postingan Facebook berusia 10 tahun dan kartun politik yang dia bagikan.”

“Pandangan Ms. Esmail mungkin tidak mendapat dukungan di Israel, namun kenyataan yang tak terhindarkan adalah bahwa pandangan tersebut dilindungi dan tidak ada orang yang berakal sehat yang dapat menganggapnya sebagai hasutan untuk melakukan kekerasan,” kata pernyataan itu.

Keluarga mengatakan dia belum secara resmi didakwa melakukan kejahatan.

Menurut pernyataan itu, Esmail diajukan ke komisi militer pada hari Senin dan diberikan jaminan, namun IDF mengajukan banding atas putusan tersebut.

Keluarga Esmail meminta AS berbuat lebih banyak untuk mendapatkan akses konsuler terhadapnya.

“Amerika Serikat bukannya tidak punya alat untuk mendapatkan akses konsuler terhadap Nona Esmail dan mengakhiri penderitaannya. Dia hanya perlu menemukan keberanian moral untuk melakukannya, yang sejauh ini merupakan tugas sulit,” kata pernyataan itu.

Baca lebih lanjut tentang penahanan Samaher Esmail.

Pada 13 Februari 2024, Perang Israel-Hamas mencapai puncak ketegangan, memicu serangan udara dan pertempuran sengit di Gaza. Korban jiwa terus bertambah, sementara masyarakat dunia berupaya mencari solusi damai. Kedua belah pihak disarankan untuk menjaga keselamatan warga sipil dan memulai negosiasi untuk mencapai perdamaian.

Source

Pos terkait