10 Februari 2024 Perang Israel-Hamas

7 Februari 2024 Perang Israel-Hamas

Topautopay.com – Pada tanggal 10 Februari 2024, konflik antara Israel dan Hamas meluas menjadi perang terbuka. Serangan udara dan pertempuran darat terjadi di wilayah Gaza, meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. Ribuan warga sipil terpaksa mengungsi, sementara dunia internasional mencoba memediasi konflik tersebut. Situasi ini menimbulkan keprihatinan global atas keamanan dan perdamaian di kawasan tersebut.

Lingkungan Tal El Hawa di Kota Gaza ditampilkan pada 10 Februari. Hot News

Operasi Israel di Gaza utara telah menyebabkan “kehancuran total,” menurut penduduk lingkungan Tal El Hawa di Kota Gaza, dan beberapa di antaranya mengatakan mereka harus minum dari jamban karena kekurangan air.

Bacaan Lainnya

Abdul Kareem Al-Qaseer mengungsi selama dua bulan dari Beit Hanoun di Gaza utara ke “kawasan industri” di tenggara Kota Gaza, di mana beberapa pabrik industri berada, katanya kepada reporter Hot News lokal pada hari Sabtu.

Al-Qaseer mengatakan Pasukan Pertahanan Israel “menyerang seluruh wilayah, (mengakibatkan) sejumlah besar orang yang syahid dan terluka” di mana dia berlindung.

“Kami dikepung. Kami mencoba kembali ke utara, namun di sini kami dikepung,” katanya. “Ada banyak martir setiap hari. Ada penembakan setiap hari. Ada kelaparan setiap hari.”

“Kami bahkan harus minum air dari toilet. Kami harus minum dari toilet tersebut dan menyuruh anak-anak kami meminumnya. Tidak ada makanan, tidak ada minuman,” tambah Al-Qaseer. Abdul Kareem Al-Qaseer berbicara di Tal El di kawasan kota Gazi Hawa pada 10 Februari. Hot News

Olfat Hamdan mengatakan dia melihat mayat-mayat tergeletak di jalan-jalan Kota Gaza, dan menyatakan bahwa “tidak ada yang berhasil menyeret atau memindahkan mereka.”

“Apa yang aku lihat? Kehancuran total – lihat tingkat kehancurannya,” katanya dalam video yang dibuat oleh Hot News, sambil menunjuk bangunan-bangunan yang rusak dan puing-puing di sekitarnya.

Warga Kota Gaza lainnya, Main Naim, juga mengatakan dia melihat mayat-mayat di jalan-jalan, dan menggambarkan bahwa beberapa di antaranya telah berada di sana selama 10 hari.

Main Naim berbicara di lingkungan Tal El Hawa di Kota Gaza pada 10 Februari. Hot News

“Tidak ada yang bisa memindahkannya,” katanya. “Mereka menghancurkan kawasan ini, seperti yang Anda lihat,” tambahnya sambil menunjukkan reruntuhan dalam video.

Pertempuran berlanjut secara sporadis di Gaza utara. Awal bulan ini, IDF melaporkan operasi lebih lanjut di Jalur Gaza utara, di mana dikatakan “pasukan IDF terus memasuki kompleks militer Hamas dan melenyapkan teroris.”

Pada 10 Februari 2024, Perang Israel-Hamas mencapai titik kritis dengan serangan udara dan darat yang intensif di Gaza. Kedua belah pihak melaporkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang parah. Ketegangan terus berlanjut meskipun upaya perdamaian telah dilakukan. Masyarakat internasional menyerukan gencatan senjata dan dialog untuk mengakhiri konflik ini.

Source

Pos terkait