1 orang menjadi tersangka pembalakan liar

1 orang menjadi tersangka pembalakan liar

Topautopay.com – Seorang individu telah menjadi tersangka dalam kasus pembalakan liar. Kasus ini menjadi sorotan publik karena dampak buruknya terhadap lingkungan. Tersangka diduga melakukan pembalakan tanpa izin, menyebabkan kerusakan hutan yang merugikan banyak pihak. Penegakan hukum perlu dilakukan untuk memberikan efek jera dan melindungi sumber daya alam.

Ilustrasi – Pihak swasta berinisial J ditetapkan sebagai tersangka kasus illegal logging di Desa Tumbang Baloi, Kalimantan Tengah. (Gratispik)

BARESKRIM Polri menetapkan pihak swasta sebagai tersangka kasus pembalakan liar atau penebangan pohon tanpa izin di Desa Tumbang Baloi, Provinsi Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Bacaan Lainnya

Kasusnya masih dalam penyelidikan, kata Direktur Tindak Pidana Khusus (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Nunung Syaifuddin saat dikonfirmasi, Jumat (16/02).

Tersangka berinisial J bekerja sebagai surveyor di PT CSS. J diketahui mengeluarkan surat perintah pembalakan liar yang kemudian dijual ke Lamongan.

Baca juga: Tangani Illegal Logging di Kalteng, Kombes Pol Kurniadi Raih Penghargaan Presisi

Nunung mengatakan, pendeteksian bermula dari laporan adanya pembalakan liar pada November hingga Desember 2023. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dan polisi menemukan barang bukti 1.790 batang kayu hutan.

Barang bukti tersebut diketahui merupakan hasil pembalakan liar dari PT CSS yang berkantor di Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. PT CSS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang eksploitasi hasil hutan alam.

Sedangkan lokasi penebangan yang dilakukan PT CSS berada di areal Izin Usaha Pemanfaatan Hutan atau PBPH di Km 58, Desa Tumbang Baloi, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Baca juga: Gempa Dua Hari di Kalsel dan Kalteng Bukti IKN Tak Aman

Nunung mengatakan, penyidik ​​sudah menyerahkan berkas untuk tersangka J. Berkas pun sudah diserahkan ke Kejaksaan pada Senin, 12 Februari 2024.

“Baru (didelegasikan) tahap pertama. (Didelegasikan) Senin lalu, 12 (Februari 2024),” kata Nunung.

Saat ini J sudah ditahan, tersangka ditempatkan di Rutan Bareskrim Polri. Polisi menunggu hasil penyidikan Kejaksaan Negeri (JPU). Jika berkas dinyatakan lengkap, penyidik ​​akan menyerahkan tersangka dan barang bukti.

Baca juga: TPS Tahanan Bareskrim Polri Menangkan Prabowo-Gibran, Sama dengan Rutan Polda Metro Jaya

Tersangka dijerat Pasal 78 ayat (6) juncto Pasal 50 ayat (2) huruf c UU Kehutanan Nomor 41 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pembentukan Perpu Nomor 2 Tahun 2022. pekerjaan dalam UU tersebut. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp3,5 miliar. (Z-3)

Seorang pria telah menjadi tersangka dalam kasus pembalakan liar di hutan yang dilindungi. Dia diduga melakukan tindakan ilegal ini demi keuntungan pribadi, tanpa memikirkan dampaknya terhadap lingkungan dan keberlanjutan hutan. Kasus ini merupakan peringatan tentang pentingnya menjaga dan melindungi ekosistem alam untuk generasi mendatang.

Source

Pos terkait